Ekonomi Gresik Hobi & Lifestyle Jatim Mancanegara Nasional Olahraga Person of The Year Selebriti Sidoarjo Surabaya Tekno & Oto Wisata & Kuliner

Peringati Hari Anak Nasional, Perkenalkan Permainan Tradisional

Rahmat Sudrajat • Selasa, 23 Juli 2024 | 03:17 WIB
DILESTARIKAN: Puteri Anak Indonesia Budaya 2022, Karina Aliya Afandi bermain egrang bersama para siswa SDN Airlangga 1 Surabaya, dalam rangka peringatan Hari Anak Nasional, Senin (22/7).
DILESTARIKAN: Puteri Anak Indonesia Budaya 2022, Karina Aliya Afandi bermain egrang bersama para siswa SDN Airlangga 1 Surabaya, dalam rangka peringatan Hari Anak Nasional, Senin (22/7).

GUBENG - Dalam rangka memperingati Hari Anak Nasional, anak-anak sekolah dasar (SD) kembali diperkenalkan permainan tradisional di tengah era modernisasi.

Seperti di SDN Airlangga I Surabaya, mereka terlihat senang dengan permainan egrang bambu, gasing bambu dan balogo yang merupakan permainan dari Kalimantan.  

Tak hanya itu, mereka juga diperkenalkan untuk membuat jumputan.

Dimana jumputan ini adalah teknik pemberian motif pada sebuah kain yang dilakukan mengikat kain secara tradisional dan mencelupkannya pada larutan yang telah diberi zat warna.

Menurut Founder Kampoeng Dolanan, Mustofa, kegiatan ini sangat istimewa karena menjadi momen bagi anak-anak untuk bermain menggunakan permainan tradisional.

"Kali ini kita merayakan hari anak untuk anak. Besok dan seterusnya kita harus punya mindset setiap hari adalah hari anak agar kita selalu mengistimewakan anak-anak," kata Mustofa, Senin (22/7).

Menariknya, mereka diajak bermain permainan tradisional asal Kalimantan yaitu balogo. Balogo saat ini tengah diajukan ke UNESCO untuk menjadi warisan benda yang diakui dunia.

Anak-anak juga diperkenalkan untuk membuat jumputan.
Anak-anak juga diperkenalkan untuk membuat jumputan.

"Ya kita bisa memperkenalkan Balogo yang jarang dimainkan oleh anak-anak diharapkan bisa familiar karena saat ini permainan ini sedang diajukan ke UNESCO," tuturnya.

Balogo dimainkan dengan batok kelapa kemudian dilempar untuk mengenai sasaran, bisa menggunakan tongkat kecil maupun papan kayu. Diharapkan dengan permainan ini dapat memperkenalkan agar anak-anak bisa terinspirasi.

Kepsek SDN I Airlangga Surabaya, Sunardi mengatakan, tujuan hari ini agar memberikan manfaat dan menginspirasi anak-anak ke depannya.

"Ini sekaligus membantu mereka untuk mampu berpikir kreatif, sekaligus memotivasi mereka," ujar Sunardi.

Sementara itu, Puteri Anak Indonesia Budaya, Karina Aliya Afandi ingin mengenalkan budaya Indonesia kepada masyarakat, terlebih pada momen Hari Anak.

"Melalui momen ini, anak-anak punya rasa senang dan seru karena telah belajar budaya. Terlebih lagi, merekalah yang kedepan menjadi pelaku atau pelestari budaya," pungkasnya. (rmt/nur)

Editor : Nurista Purnamasari
#Hari Anak Nasinal #surabaya #permainan tradisional #Balogo #egrang #kampoeng dolanan