Ekonomi Gresik Hobi & Lifestyle Jatim Mancanegara Nasional Olahraga Person of The Year Selebriti Sidoarjo Surabaya Tekno & Oto Wisata & Kuliner

Mengapa Harus Salim atau Cium Tangan ke Orang Tua? Ternyata Begini Asal-Usulnya

Jay Wijayanto • Senin, 22 Juli 2024 | 19:04 WIB
Tradisi cium tangan ke orang yang lebih tua menjadi kebiasaan bagi sebagian besar warga Indonesia.
Tradisi cium tangan ke orang yang lebih tua menjadi kebiasaan bagi sebagian besar warga Indonesia.

RADAR SURABAYA - Indonesia dikenal sebagai negara yang memiliki bermacam-macam tradisi. Sayangnya, tradisi yang sudah berkembang hingga turun temurun kadang justru tidak diketahui atau disadari awal munculnya.

Hal itu karena masyarakat memiliki kecenderungan untuk meniru dan menerapkannya pada kehidupan sehari-hari tanpa banyak bertanya. Bahkan suatu tradisi seringkali terbentuk dari refleks yang kemudian berkembang dan diikuti oleh banyak orang.

Indonesia dikenal sebagai negara yang memiliki keramahan dan sopan santun pada sesama atau orang yang lebih tua. Hal tersebut menjadi pendorong munculnya tradisi cium tangan atau biasa disebut salim yang dilakukan oleh orang muda kepada orang yang lebih tua.

Cium tangan atau salim menjadi salah satu simbol sopan santun yang dilakukan oleh orang yang lebih muda kepada orang tua. Tradisi ini juga dianggap sebagai bentuk penghormatan antar sesama.

Tradisi cium tangan ini beberapa kali menjadi sorotan dari negara lain karena dianggap kebiasaan yang tidak biasa mereka lakukan. Sorotan dari berbagai negara banyak dijumpai pada acara atau pertandingan internasional, seperti pertandingan olahraga ataupun event yang lain.

Hal tersebut dikarenakan perwakilan dari Indonesia selalu mencium tangan pelatihnya atau official tim negara lain yang usianya jauh lebih tua sebagai bentuk penghormatan. Kondisi tersebut tentu menimbulkan pemikiran lain di benak orang asing yang tak mengenal kebiasaan itu.

Namun demikian, mereka justru tak jarang malah merasa tersentuh dengan perilaku dan adab sopan santun warga Indonesia itu. 

Ada beberapa hal yang dianggap menjadi asal munculnya tradisi cium tangan pada orang yang lebih tua ini.

1. Berasal dari Kebudayaan Jawa

Pada berbagai perspektif yang banyak dituliskan dalam penelitian sejarah, tradisi cium tangan muncul dari kebudayaan Jawa. Sejak jaman dulu, orang-orang Jawa dikenal memiliki sopan santun yang tinggi dibandingkan dengan karakteristik suku lainnya.

Hal tersebut terlihat dari tingkah laku, tutur kata dan juga pada cara bersosialisasinya dengan orang lain.

Sebagian besar orang beranggapan bahwa tradisi cium tangan ini dilakukan secara turun menurun pada anggota keraton dan juga kadipaten yang kental, seperti keraton kasunanan surakarta dan kadipaten pura mangkunegaran.

Mereka mengembangkan kebiasaan cium tangan ini dalam bentuk tradisi bernama sungkeman. Tradisi tersebut menjadi kebiasaan yang meluas pada seluruh wilayah hingga sekarang.

2. Hasil Akulturasi Budaya dan Agama

Akulturasi agama dianggap masyarakat sebagai penyebab utama dalam berkembangnya tradisi cium tangan atau salim di Indonesia. Cium tangan atau salim sangat erat kaitannya dengan kebudayaan Arab.

Hal tersebut dikaitkan dengan hadist yang dan juga sunnah nabi yang menyebutkan bahwa cium tangan khususnya kepada orang yang lebih tua menjadi suatu hal yang dianjurkan untuk dilakukan.

Sehingga bagi masyarakat Indonesia yang mayoritas beragama Islam tentu menerapkan tradisi ini dalam kebiasaan sehari-hari. Secara tidak langsung, kebudayaan yang berkembang di masyarakat berakulturasi dengan agama. 

Tidak hanya dalam agama Islam, agama Kristen juga menerapkan budaya cium tangan yang diterapkan pada pemuka agama atau orang yang dianggap perlu disegani.

3. Pengaruh dari Negara Lain

Selain, dipengaruhi faktor internal dalam kebiasaan masyarakat untuk bersosialisasi tradisi cium tangan juga dipengaruhi budaya dari negara lain. Banyaknya pendatang yang tinggal di Indonesia pada masa lampau, menyebabkan terjadinya akulturasi budaya dengan budaya lokal.

Seperti halnya negara timur tengah yang identik dengan budaya cium tangan ini dapat menjadi pengaruh timbulnya kebiasaan tersebut di Indonesia. Selain itu juga dapat dipengaruhi dari negara tetangga yang berdekatan dengan Indonesia. (sal/mag/nug/jay)

Editor : Jay Wijayanto
#cium tangan #salim #budaya jawa