Ekonomi Gresik Hobi & Lifestyle Jatim Mancanegara Nasional Olahraga Person of The Year Selebriti Sidoarjo Surabaya Tekno & Oto Wisata & Kuliner

Bisa Tingkatkan Nafsu Makan, Berikut Tips Membuat Jamu Khusus untuk Anak

Nofilawati Anisa • Minggu, 7 Juli 2024 | 02:21 WIB
MINUM DULU: Seorang bocah menikmati minuman lewat sebuah gelas kaca.  (ILUSTRASI/NDONESIA.GO.ID)
MINUM DULU: Seorang bocah menikmati minuman lewat sebuah gelas kaca. (ILUSTRASI/NDONESIA.GO.ID)

RADAR SURABAYA - Masyarakat di Indonesia tentu tidak asing lagi dengan jamu.

Bahkan minum jamu sudah menjadi tradisi di banyak tempat di Indonesia.

Jamu merupakan ramuan yang berasal dari tumbuhan obat yang digunakan secara turun temurun.

Mungkin sebagian orang tidak suka jamu dikarenakan rasanya yang pahit.

Tetapi banyak ibu di luaran sana yang menggunakan jamu sebagai alternatif untuk meningkatkan nafsu makan buah hati mereka.

“Ayo minum jamu biar pintar makannya.”

Pada masa kecil, sebagian dari kita pasti mendengarkan kalimat tersebut dan anak-anak pun menuruti perintah ibunya untuk minum jamu.

Bahkan ada yang sampai dibujuk agar cepat meminum dan menghabiskan jamu tersebut.

Dari kebiasaan itulah akhirnya banyak ibu di luaran sana yang mengklaim bahwa dengan minum jamu akan membuat anak mereka pintar dan nafsu makan meningkat.

Kemudian bahan-bahan yang digunakan dalam membuat jamu ini biasanya ada jahe, kencur, kunir dan temulawak.

Bahan ini sering ditemukan pada jamu untuk anak yang salah satunya dipercaya dapat meningkatkan nafsu makan mereka.

Pemilihan bahan pada jamu juga perlu diperhatikan agar tidak menyebabkan timbulnya rasa sakit pada tubuh anak-anak.

Penyebab klaim tersebut dirasa mulai dari kondisi dimana anak-anak kerap mengalami masalah sulit makan dan membuat para ibu pusing.

Kemudian tidak sedikit ibu yang mencoba jamu untuk meningkatkan nafsu makan anak.

Dikutip dari laman alodokter, sebenarnya memberikan jamu kepada anak-anak itu boleh saja.

Akan tetapi perlu mengingat juga bahwa jamu tidak boleh diberikan kepada anak usia di bawah enam bulan, karena usia tersebut masih butuh nutrisi dari ASI dan susu formula.

Meminum jamu ini ditentukan juga kandungannya sesuai dengan batasan umur anak.

Proses pembuatan jamu yang diracik dengan lebih dari satu bahan, oleh karena itu penting bagi ibu untuk memilih jamu dengan kandungan yang jelas.

Bahan jamu yang biasanya diberikan kepada anak-anak mempunyai tingkatan batasan umur dan seringkali dijumpai berbahan dasar dari kunyit dan temulawak.

Jamu yang mengandung kunyit, sebaiknya tidak diberikan pada anak usia di bawah 12 tahun.

Karena dapat memperbesar risiko terjadinya anemia defiensi besi pada anak, apalagi yang susah makan.

Hal tersebut diketahui bahwasannya kunyit dapat mencegah penyerapan zat besi di usus.

Para ibu harus tetap waspada dan hati-hati apabila anak-anak yang mungkin bisa menyukai jamu, karena banyak jamu yang diolah dengan gula merah atau gula buatan.

Sehingga jamu tidak dianjurkan untuk dikonsumsi setiap hari, maksimal satu kali sebulan.

Para ibu juga tidak boleh sembarangan memberikan jamu kepada anak.

Apabila ibu membeli jamu yang kemasan pastikan prosuk tersebut tersegel dengan baik, memiliki izin edar BPOM dan menjantumkan bahan yang digunakan dengan jelas serta tanggal kedaluwarsa.

Jangan dilupakan juga cara penggunaannya atau mengkonsumsinya.

Selanjutnya jika ibu tidak mau membeli produk jamu kemasan maka ada beberapa tips membuat jamu khusus untuk anak di rumah.

Berikut tips yang harus diperhatikan:
1. Bahan yang digunakan harus bersih, fresh, utuh tidak mengandung hama tentunya

2. Kemudian semua bahan jamu harus dicuci bersih dengan air mengalir

3. Jamu dibuat dengan menggunakan panci stainless steel

4. Setelah jamu matang selanjutnya dianjurkan untuk disimpan di botol kaca.

5. Wadah yang digunakan untuk membuat jamu harus benar-benar bersih dan higienis agar tidak berisiko membawa kuman.

Para ibu di Indonesia tentu ingin memberikan yang terbaik untuk anak mereka dan harapannya dapat membuat nafsu makan anak meningkat tidak sampai mogok makan.

Karena jika makan mereka tidak teratur akan mudah menimbulkan sakit serta membuat ibu sedih.

Bukan hanya pemberian jamu saja cara untuk meningkatkan nafsu makan anak.

Bisa juga ibu memberikan sebuah kreasi dan inovasi dalam menu penampilan makanannya yang unik, agar tercipta kesan suasana yang seru untuk anak-anak agar nafsu makan tetap stabil. (ers/mag/opi)

Editor : Nofilawati Anisa
#usus #tips #asi #susu formula #nafsu makan anak #minum jamu #tradisi #jahe #kunyit #bpom