Ekonomi Gresik Hobi & Lifestyle Jatim Mancanegara Nasional Olahraga Person of The Year Selebriti Sidoarjo Surabaya Tekno & Oto Wisata & Kuliner

Implantable Collamer Lens, Solusi untuk Mata Minus yang Jarang Diketahui

Jay Wijayanto • Senin, 10 Juni 2024 | 22:14 WIB

dr. Sahata PH. N., Sp.M (K) dan tim kamar bedah melakukan prosedur ICL penanaman lensa buatan (ICL) dengan Phakic IOL di operating theater RS Mata Undaan Surabaya.
dr. Sahata PH. N., Sp.M (K) dan tim kamar bedah melakukan prosedur ICL penanaman lensa buatan (ICL) dengan Phakic IOL di operating theater RS Mata Undaan Surabaya.

 
SURABAYA - Implantable Collamer Lens (ICL) atau Phakic IOL adalah lensa tanam yang ditempatkan di depan lensa alami mata, dan berfungsi untuk mengoreksi gangguan refraksi seperti myopia (rabun jauh) dan silinder.

dr. Sahata PH. N., Sp.M (K) tim dokter di Divisi Lensa, Kornea dan Bedah Refraktif RS Mata Undaan menuturkan, tindakan ICL tidak memerlukan laser untuk mengoreksi kornea.

Proses implan dilakukan menggunakan anastesi lokal dan berlangsung selama 10-15 menit.

“ICL memiliki masa pemulihan yang cepat dan dapat dilepas sewaktu-waktu oleh dokter,” terangnya.

ICL terbuat dari collagen dengan karakteristik transparan, lebih lentur dan lunak, sehingga aman dan tidak mengganggu struktur mata.

ICL dapat mengoreksi kebutuhan kacamata dengan high myopia (minus tinggi) melebihi yang bisa dilakukan SMILE Pro, LASIK ataupun PRK.

“ICL juga mampu melakukan koreksi silinder dalam satu kali prosedur tanpa mengganggu penglihatan dekat,” ujar dr. Sahata.

Implantable Collamer Lens (ICL) atau Phakic IOL
Implantable Collamer Lens (ICL) atau Phakic IOL

Ia menuturkan bahwa ICL dapat menjadi solusi bagi mereka yang tidak cocok sebagai kandidat SMILE Pro maupun LASIK dikarenakan kebanyakan orang dengan mata minus memilih untuk melakukan tindakan Laser Vision Correction (LASIK ataupun SMILE Pro untuk menghilangkan mata minus secara permanen.

Namun ada beberapa kondisi tertentu yang menyebabkan seseorang dikatakan tidak cocok sebagai kandidat LASIK atau SMILE Pro, diantaranya adalah memiliki kelainan refraksi myopia (mata minus) yang tinggi, memiliki kornea yang tipis, maupun seseorang dengan keratoconus (bentuk kornea menonjol).

“Apabila demikian, maka ICL dapat menjadi solusi yang aman dan efektif untuk menghilangkan mata minus,” tegasnya.

Kelebihan ICL dapat mengurangi risiko mata silau, atau masalah penglihatan pada kondisi pencahayaan rendah yang diakibatkan oleh treatment penggunaan laser, mempertahankan bentuk kornea dan lensa mata, dan pemulihan penglihatan yang cepat.

Selain itu juga tidak menyebabkan sindrom mata kering, tidak menambah kerumitan operasi jika pasien melakukan operasi katarak di masa yang akan datang, tidak ada risiko ektasia kornea, dan dapat dilepas oleh dokter dikemudian hari.
 
RS Mata Undaan menyediakan beragam opsi prosedur bebas kacamata untuk koreksi kelainan refraksi, termasuk ICL. “Dengan dokter yang profesional dan berpengalaman di bidangnya, serta pelayanan berbasis rumah sakit, kami dapat membantu Anda memulai langkah awal mendapatkan penglihatan jernih,” pungkasnya. (ind/jay)

Editor : Jay Wijayanto
#RS Mata Undaan Surabaya