RADAR SURABAYA – Tanggal tua menjadi momok yang menakutkan bagi sebagian orang, terutama mereka yang memiliki gaji UMR atau di bawahnya.
Bahkan, seringkali orang-orang nekat mengambil keputusan untuk melakukan pinjaman online yang berakhir pada utang yang melilit dan mencemaskan.
Tentunya yang sudah terjadi tidak bisa dihindari, namun sesungguhnya anda dapat mencegah agar hal-hal buruk itu tidak terjadi di tanggal tua.
Berikut adalah beberapa tips yang ampuh mengatasi masalah keuangan bokek saat masuk tanggal tua:
1. Buat daftar keuangan
Anda dapat mengunduh aplikasi keuangan atau membuat pembukuan yang mencatat pemasukan dan pengeluaran anda.
Tentunya dengan memonitor pengeluaran uang harian, anda dapat mengurangi syok akibat uang yang tinggal sedikit di hari tua.
Selain itu, anda juga dapat menjadi lebih bijak dalam mengatur pengeluaran.
2. Menabung dan investasi
Setelah berhasil memonitor pemasukan dan pengeluaran uang, anda dapat memutuskan jumlah uang yang dapat anda tabung per hari.
Tabungan ini dapat anda gunakan saat masa darurat, atau membeli sesuatu yang anda inginkan.
Di sisi lain, investasi seperti emas dan reksadana dapat menjadi pegangan anda di masa yang akan datang.
3. Kendalikan pengeluaran
Sering kali saat tanggal kembar, banyak orang berbondong-bondong membeli berbagai macam barang di e-commerce karena diskon dan gratis ongkir.
Namun, seringkali hal ini berujung kepada pemborosan.
Karena terlalu sibuk membeli ini-itu, anda jadi tidak memonitor pengeluaran dan berujung menghabiskan banyak uang.
Sehingga, untuk mencegahnya anda dapat menentukan total uang yang ingin anda keluarkan dalam pembelian, lalu membuat list barang apa yang ingin dibelanjakan.
Di sisi lain, anda juga dapat mengendalikan pengeluaran dengan mengurangi kebiasaan nongkrong di café-café estetik atau sekalian hemat untuk tidak jajan di luar.
4. Makan di rumah
Masih banyak orang yang memilih untuk makan dan jajan di luar. Padahal, memasak makanan sendiri dapat membuat anda lebih hemat.
Selain itu, anda dapat membuat list bahan-bahan masakan yang anda beli serta harganya agar anda dapat memonitor keuangan anda.
5. Tetapkan tujuan keuangan
Anda dapat menetapkan tujuan finansial jangka pendek, menangah dan panjang.
Tujuan jangka pendek semisal membeli kebutuhan rumah tangga.
Tujuan jangka menengah semisal membeli kendaraan baru, atau memulai bisnis.
Tujuan jangka panjang semisal merencanakan pendidikan anak serta dana pensiun. (nad/jay)
Editor : Jay Wijayanto