Ekonomi Gresik Hobi & Lifestyle Jatim Mancanegara Nasional Olahraga Person of The Year Selebriti Sidoarjo Surabaya Tekno & Oto Wisata & Kuliner

Kenali 5 Keunggulan Beras Hitam, Superfood yang Terlarang tapi Diyakini Lebih Bermanfaat Dibanding Nasi Putih dan Merah

Agung Nugroho • Jumat, 10 Mei 2024 | 21:36 WIB

 

BLACK RICE: Tak harus enak namun kaya gizi dan sangat bermanfaat untuk tubuh.
BLACK RICE: Tak harus enak namun kaya gizi dan sangat bermanfaat untuk tubuh.

RADAR SURABAYA - Selama ini orang akrab dengan beras putih sebagai makanan pokok sehari-hari. Namun bagi penderita diabetes dan penyakit tertentu yang mengharuskan diet, beras putih harus disingkirkan dari menu makanan dan biasanya diganti dengan beras merah.

Tak heran jika beras merah paling populer saat ini dikenal sebagai menu pengganti beras putih yang menunjang pola hidup sehat.

Padahal, tak banyak orang tahu tentang beras hitam sebagai salah satu jenis beras yang paling kaya manfaat dan lebih menyehatkan ketimbang beras merah apalagi beras putih.

Beras hitam tak banyak diketahui orang awam meski keberadaannya sudah sejak ribuan tahun yang lalu. Bangsa Cina lah yang pertama kali mengenalkan konsumsi beras hitam ini.

Dan, Indonesia menjadi lokasi budidaya beras hitam terbesar di Asia Tenggara. 

Beras hitam kalah populer karena pada zaman dahulu, beras hitam hanya dikonsumsi oleh kalangan di Istana Raja. Rakyat biasa terlarang untuk menggunakannya sebagai bahan makanan pokok.

Jika rakyat biasa ketahuan mengonsumsi beras hitam, maka mereka akan dihukum mati. Dari sinilah kemudian beras hitam disebut dengan beras terlarang atau forbidden rice.

Padahal, beras hitam memiliki kemampuan penyembuhan dan dinobatkan sebagai salah satu biji gandum yang paling sehat di dunia.

Beras hitam juga dujuluki dengan sebutan superfood oleh profesor teknologi pangan dari Louisiana State University, Zhimin Xu. Ia menginformasikan bahwa satu sendok beras hitam memiliki kandungan antioksidan yang tinggi.

Sebagai super food, beras hitam juga memiliki kandungan protein yang tinggi, kaya akan vitamin dan mineral, bebas gluten.

Tak heran jika beras hitam diklaim dapat melindungi jantung, apalagi untuk kesehatan pencernaan, menunjang program diet, meningkatkan ketajaman fungsi otak, dan sangat baik bagi pengelolaan penyakit diabetes.

Photo
Photo

Beberapa penelitian bahkan menunjukkan hasil bahwa beras hitam juga memiliki kemampuan untuk detoksifikasi fungsi hati pada manusia.

Namun beras hitam memerlukan upaya ekstra untuk memasaknya dibanding beras putih maupun beras merah. Sebelum dimasak, beras hitam perlu direndam terlebih dulu sekitar 30 menit hingga satu jam.

Kemudian baru dimasak dengan air yang banyak. Menanaknya pun perlu dilakukan ekstra sampai beras hitam benar-benar dipastikan melunak.

Beras hitam organik kini dapat dijumpai di swalayan atau supermarket. Satu kilogram beras hitam organik biasanya dijual Rp25.000 hingga Rp35.000.

Dari segi tekstur dan rasa, beras hitam lebih keras dan tidak pulen seperti beras putih, akan tetapi beras hitam memiliki beberapa manfaat yang sangat berkhasiat.

Manfaat dari beras hitam, di antaranya:

1. Mengandung banyak protein

Karbohidrat yang terkandung dalam beras hitam lebih rendah daripada beras putih, tetapi kandungan serat dan protein beras hitam jauh lebih tinggi.

Protein dalam beras hitam membantu proses penyebaran oksigen ke seluruh bagian tubuh sehingga organ-organ dalam tubuh berfungsi secara optimal.

2. Menjaga kesehatan hati

Beras hitam baik untuk menjaga kesehatan hati atau liver, karena dapat membersihkan dan menghilangkan berbagai macam zat beracun yang menempel dalam tubuh.

Sebab kandungan kandungan fitonutrien yang dimilikinya yang berfungsi untuk mengurangi tekanan oksidatif dalam tubuh.

Dengan liver atau hati yang sehat, maka nutrisi pun dapat diserap oleh tubuh dengan baik dan mengurangi jumlah racun yang terkandung dalam badan.

3. Menurunkan risiko diabetes

Beras hitam memiliki kandungan serat yang tinggi.

Serat-serat ini membuat beras hitam lebih lama untuk dicerna tubuh sehingga kandungan gula darah menjadi lebih stabil dan tidak berlebihan.

Jika dibandingkan dengan beras putih, beras hitam juga memiliki kandungan gula yang lebih rendah sehingga baik untuk mengoptimalkan sensitivitas insulin dalam tubuh serta mengurangi kemungkinan terkena penyakit jantung.

4. Membantu proses diet

Karena kaya akan serat serta rendah kalori, dan butuh waktu lama untuk dicerna, maka tubuh tidak cepat merasa lapar.

Selain itu, beras hitam juga dapat menjaga asupan kalori yang masuk ke dalam tubuh sehingga mencegah terjadinya kondisi obesitas di masa depan.

5. Banyak mengandung vitamin dan mineral

Beras hitam banyak mengandung vitamin dan mineral yang bermacam-macam seperti vitamin E, B1, B2, B3, B6, mineral zinc, zat besi, serta fosfor.

Kandungan vitamin dan mineral yang bermacam-macam ini dapat membantu tubuh mengatur energi dalam badan secara optimal dan membuat badan lebih segar bugar.

Kandungan vitamin dan mineral ini dapat meningkatkan daya tahan tubuh dan memperkuat gigi serta tulang.

Beras hitam memang lebih mahal daripada beras putih biasa.

Rasa dan teksturnya pun mungkin masih terasa asing bagi kebanyakan orang yang sudah terbiasa dengan beras putih. Namun beras hitam mungkin dapat dijadikan sebagai alternatif dan selingan bagi kita yang ingin meningkatkan performa dan kesehatan tubuh. (hel/nug)

Editor : Jay Wijayanto
#beras hitam #pola hidup sehat #superfood #beras merah #nasi putih