RADAR SURABAYA - Indonesia memiliki mayoritas warga negara yang gemar mengonsumsi teh, sehingga minuman yang merupakan olahan dari daun teh ini kerap dihidangkan di sebuah cangkir kecil sebagai jamuan ketika seseorang sedang bertamu.
Teh juga dipercaya cocok menjadi obat untuk orang yang sedang sakit.
Mayoritas petugas Usaha Kesehatan Sekolah (UKS) di Indonesia akan menyajikan teh untuk siswa yang sedang dirawat di UKS.
Terlebih, teh cocok dihidangkan di suasana apa saja.
Ketika matahari sedang terik-teriknya, minum teh ditambah dengan beberapa potongan kubus es sangatlah menyegarkan.
Di malam hari ketika temperatur ruangan lebih rendah, minum teh yang diseduh dengan air hangat mampu menghangatkan badan.
Tetapi, mengonsumsi teh secara berlebihan sebaiknya dihindari karena akan memberikan dampak kesehatan bagi tubuh.
Untuk memahaminya lebih dalam, berikut adalah rangkuman efek samping mengonsumsi teh secara berlebihan:
1. Gangguan tidur
Teh mengandung sebanyak kurang lebih 50 miligram kafein dalam cangkir kecilnya.
Kafein tersebut mampu menghambat produksi hormon tidur (melatonin) yang memungkinkan pengonsumsinya kesulitan tidur.
Ketika kesulitan tidur, jam tidur menjadi berantakan.
Hal ini menimbulkan rasa lelah dan lemas ketika terbangun di keesokan harinya.
2. Cemas dan gelisah
Sama halnya pada kopi, kafein pada teh mampu memuculkan rasa cemas dan gelisah para pengonsumsinya apabila dikonsumsi secara berlebihan.
Rasa cemas dan gelisah ini nantinya akan menimbulkan perasaan tidak nyaman dalam hati.
Kecemasan yang terjadi secara terus menerus akan menyebabkan tremor yang menghambat pekerjaan seseorang dan membuatnya kesulitan untuk fokus.
3. Penyerapan zat besi terhambat
Kebiasaan minum teh setelah makan sebaiknya dihindari karena teh mengandung zat tanin yang menghambat kerja sistem pencernaan dalam menyerap zat besi pada makanan yang baru saja dimakan.
Tubuh yang kekurangan zat besi akan berisiko terkena anemia, lemas, dan mudah sakit.
4. Sakit asam lambung
Ketika mengidap penyakit asam lambung, Anda akan merasakan perasaan tidak nyaman di tubuh bagian dada hingga kerongkongan.
Hal ini karena asam lambung naik ke kerongkongan.
Peristiwa ini terjadi karena konsumsi kafein terlalu banyak, sama halnya dengan teh yang dikonsumsi secara berlebihan.
5. Menimbulkan plak pada gigi
Selain mengganggu penyerapan zat besi, tanin pada teh mampu menimbulkan plak atau lapisan putih kekuningan yang ada di antara gigi dan gusi.
Tingginya kadar tanin juga dapat menyebabkan gigi menguning dan gigi berlubang.
Hal seperti ini akan mengganggu penampilan dan menurunkan rasa percaya diri seseorang. (sha/nug)
Editor : Nofilawati Anisa