Ekonomi Gresik Hobi & Lifestyle Jatim Mancanegara Nasional Olahraga Person of The Year Selebriti Sidoarjo Surabaya Tekno & Oto Wisata & Kuliner

Ingin Pakai Behel? Pertimbangankan Lima Hal Ini Sebelum Memutuskan Menggunakannya

Nofilawati Anisa • Selasa, 30 April 2024 | 21:36 WIB
BERSIH: Penggunaan behel atau kawat gigi menjadi tren belakangan ini untuk memperindah bentuk gigi sekaligus sebagai salah satu bentuk fashion terbaru. (GPOINTSTUDIO)
BERSIH: Penggunaan behel atau kawat gigi menjadi tren belakangan ini untuk memperindah bentuk gigi sekaligus sebagai salah satu bentuk fashion terbaru. (GPOINTSTUDIO)

RADAR SURABAYA - Memiliki gigi rapi adalah keinginan banyak orang, karena gigi yang berderet sejajar dianggap lebih sedap dipandang mata.

Gigi yang rapi dan rapat akan meminimalisir kemungkinan sisa makanan tersangkut di sela-sela gigi dan memperindah senyum serta bentuk rahang wajah.

Sayangnya, tidak semua orang memiliki deretan gigi yang rapi.

Karena itu memiliki gigi yang rapi adalah suatu keistimewaan.

Salah satu hal yang biasa dilakukan untuk mendapatkan deretan gigi rapi adalah dengan melakukan pemasangan kawat gigi, atau yang biasa juga dikenal dengan sebutan behel.

Namun demikian, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan sebelum melakukan pemasangan behel.

Simak uraian di bawah ini sebagai pertimbangan sebelum menggunakan kawat gigi:

1. Timbul rasa sakit saat pemasangan
Proses pemasangan behel ke gigi berlangsung lama.

Tidak hanya itu, rasa sakit juga akan timbul saat behel dipasangkan ke gigi.

Ada kemungkinan untuk dilakukan pencabutan gigi yang tumpang tindih sebelum dilakukan pemasangan behel agar ada ruang kosong untuk pergeseran gigi.

Proses pemasangan bisa berlangsung hingga dua jam.
Tak hanya itu, selama proses pemasangan juga akan disertai rasa nyeri karena ada tekanan dari kawat untuk merapikan gigi.

2. Ada pantangan yang harus diperhatikan
Setelah pemasangan behel selesai dilakukan, ada beberapa pantangan yang harus dipatuhi oleh pengguna behel.

Misalnya, pengguna behel tidak boleh memakan makanan yang memiliki struktur keras atau padat agar tidak merusak bentuk behel.

Makanan yang banyak menimbulkan remah-remah kecil juga harus dihindari agar tidak menempel di sela-sela behel.

Pengguna behel juga tidak boleh menggigit jari atau es batu supaya behel tidak rusak.

Makanan seperti permen karet, popcorn, atau kacang-kacangan sebaiknya tidak dikonsumsi oleh orang yang menggunakan behel.

3. Terdapat efek samping setelah pemasangan
Setelah dilakukan pemasangan kawat gigi, maka mulut akan lebih rentan untuk terkena gangguan seperti rasa nyeri pada mulut atau sariawan.

Gigi juga akan merasakan rasa sakit karena adanya tekanan dari kawat yang mendorong gigi agar bergeser ke posisi yang dituju.

Selain itu, makanan juga sangat rawan tersangkut di sela-sela kawat gigi.

Sisa makanan ini jika tidak dibersihkan dengan baik akan menimbulkan masalah mulut lainnya seperti bau yang tidak sedap.

4. Wajib melakukan perawatan dan kontrol gigi secara rutin
Bahkan setelah behel selesai dipasangkan, pengguna behel tersebut masih harus melakukan pemeriksaan secara rutin ke dokter gigi untuk memastikan behel gigi tersebut bekerja dengan baik.

Dokter gigi juga akan menggerakkan kawat gigi sesuai dengan perencanaan awal.

Setelah behel sudah dicabut pun, pasien harus menggunakan retainer untuk memastikan posisi gigi tidak akan berubah lagi ke tempat semula.

5. Biaya mahal
Karena prosesnya yang sangat panjang dan memerlukan kontrol berulang kali, biaya pemasangan dan perawatan behel menjadi sangat mahal.

Pengguna behel tidak hanya perlu merogoh kocek saat pemasangan dan kontrol saja, tetapi juga harus mengeluarkan uang untuk melakukan perawatan terhadap giginya.

Ada sikat gigi khusus yang diperuntukan bagi pengguna behel.

Pengguna behel juga harus mengeluarkan uang lebih jika timbul masalah mulut karena pemasangan behel tersebut.

Bagaimana, apakah uraian di atas sudah dipertimbangkan dengan baik sebelum melakukan pemasangan kawat gigi?

Kawat gigi diperuntukan untuk orang-orang yang memang memiliki masalah khusus karena gigi yang tidak rapi.

Jika gigi masih berfungsi dengan baik, pikirkan lagi dengan matang sebelum memutuskan untuk memasang kawat gigi.

Jika pemasangan behel memang diperlukan, jangan lupa untuk konsultasi menyeluruh terlebih dahulu kepada dokter gigi.

Pilihlah dokter gigi yang terpercaya dan memang ahli di bidangnya untuk menghindari risiko yang tidak diinginkan. (hel/nug)

 

Editor : Nofilawati Anisa
#perawatan gigi #behel gigi #efek samping #kawat gigi #pemasangan behel #kesehatan gigi