RADAR SURABAYA – Bagi kaum millennial dan gen Z, terutama yang berhubungan jarak jauh (LDR) dengan pasangan, pasti tak asing dengan istilah sleep call.
Sleep call merujuk pada kegiatan melakukan panggilan suara atau video saat malam hari hingga tertidur.
Namun rupanya, sleep call memiliki beberapa dampak buruk dari segi kesehatan dan hubungan dengan pasangan.
Berikut adalah dampak buruk dari sleep call.
1. Menurunnya kualitas tidur
Perlu diingat bahwa tubuh memerlukan waktu tidur 7-9 jam per hari, sehingga terlalu lama begadang untuk sleep call dapat mengganggu siklus tidur.
Waktu tidur yang kurang juga dapat menyebabkan resiko kesehatan seperti mudah lelah, depresi, gangguan kosentrasi, dan menurunnya imunitas tubuh.
2. Efek cahaya biru
Radiasi cahaya biru dari gadget dapat mengganggu produksi hormon melatonin yang mengatur siklus tidur.
Selain itu, cahaya biru dapat merusak retina dan meningkatkan risiko katarak dan juga kanker.
3. Konflik pasangan
Ketika terlalu sering bertemu dan melakukan rutinitas yang sama, atau dalam konteks ini melakukan sleep call, maka rasa bosan akan lebih cepat muncul sehingga hubungan dapat menjadi renggang.
Baca Juga: SEJARAH SURABAYA: Blanggur Jadi Penanda Waktu Adzan di Masjid Kemayoran
Selain itu, rasa antusias juga dapat berkurang seiring berjalannya waktu.
Namun tak perlu khawatir, Anda dapat melakukan langkah berikut untuk mencegah efek negatif dari sleep call:
• Aktifkan mode malam untuk mengurangi cahaya biru
• Batasi waktu sleep call
• Hindari sleep call dengan kondisi ponsel charging untuk meminimalisir risiko kebakaran
• Jauhkan ponsel sebelum tidur
• Matikan lampu saat tidur. (nad/nug)
Editor : Jay Wijayanto