RADAR SURABAYA - Vape adalah sejenis rokok elektrik yang merupakan sebuah inovasi modern dari rokok konvensional.
Vape seringkali dianggap sebagai alternatif merokok yang lebih aman. Tapi jangan salah sangka, sebab sebenarnya baik rokok vape elektrik maupun rokok biasa memiliki bahaya yang sama.
Rokok vape menggunakan cairan kimia yang dimasukkan ke dalam suatu tabung.
Cairan kimia ini akan diubah menjadi uap yang mirip dengan asap rokok ketika dihisap oleh penggunanya.
Pada umumnya, rokok elektrik (maupun rokok biasa) secara eksklusif lebih populer di kalangan laki-laki.
Namun, belakangan ini juga marak digunakan oleh kaum perempuan.
Padahal, vape tidak hanya mempengaruhi kesehatan perempuan penggunanya, namun juga berpengaruh kepada kesehatan janin nanti jika ia mengandung.
Berikut beberapa bahaya penggunaan vape bagi perempuan:
1. Kesuburan Terganggu
Karena memiliki zat kimia bermacam-macam yang tidak baik untuk kesehatan tubuh, maka kesuburan seorang wanita juga dapat terganggu akibat penggunaan vape.
Zat kimia dalam vape dapat mempengaruhi kemampuan seorang wanita untuk memproduksi sel telur hingga sulit untuk hamil bagi wanita.
2. Membahayakan Janin
Selain mempengaruhi kesuburan, kesehatan janin juga dapat terancam karena terpapar oleh vape yang digunakan oleh pengandungnya.
Zat nikotin yang ada di dalam vape dapat mengganggu perkembangan otak dan paru-paru janin. Janin bisa saja lahir cacat, prematur, atau bahkan gugur.
3. Meningkatkan Risiko Kanker
Salah satu zat dalam vape, yaitu formaldehida yang berbentuk gas, adalah suatu zat yang berpotensi memicu kanker (karsinogen).
Zat formaldehida ini jika digunakan secara terus menerus akan mendorong terbentuknya sel abnormal dalam tubuh.
4. Membahayakan Kesehatan Jantung dan Paru-Paru
Pada dasarnya, rokok biasa dan rokok elektrik atau vape memiliki zat kimia berbahaya yang mirip.
Jika rokok biasa dapat memicu datangnya penyakit jantung dan paru-paru, demikian juga dengan vape.
Zat seperti nikotin, formaldehida, akrolein, dan asetaldehida dapat menyebabkan kerusakan pada jantung dan paru-paru.
Demikian adalah beberapa bahaya yang dapat dialami seorang perempuan pengguna vape. Selain membahayakan kesehatan dan janin, vape memiliki harga yang tidak murah.
Kecanduan vape tidak lebih baik daripada kecanduan rokok. Karena itu lebih baik jika mengganti vape dengan konsumsi camilan sehat untuk tubuh seperti umbi-umbian, snack dan buah-buahan demi kesehatan di masa depan. (hel/nug)
Editor : Jay Wijayanto