Ekonomi Gresik Hobi & Lifestyle Jatim Mancanegara Nasional Olahraga Person of The Year Selebriti Sidoarjo Surabaya Tekno & Oto Wisata & Kuliner

Waspada terhadap Penyakit Diabetes, Berikut Hal yang Dapat Dilakukan untuk Mengurangi Risikonya

Nofilawati Anisa • Rabu, 24 April 2024 | 02:31 WIB
RUMIT: Biaya penanganan diabetes sangat mahal hingga penderitanya dapat terkena kerugian finansial untuk pengobatan. (PIXABAY)
RUMIT: Biaya penanganan diabetes sangat mahal hingga penderitanya dapat terkena kerugian finansial untuk pengobatan. (PIXABAY)

RADAR SURABAYA - Berdasarkan data WHO (World Health Organization) pada tahun 2019, diabetes mellitus adalah salah satu penyebab utama kematian akibat penyakit di dunia.

Disebut juga dengan nama kencing manis atau penyakit gula, diabetes mellitus terjadi karena gula yang terkandung dalam darah melebihi batas normal, sehingga insulin tidak dapat berfungsi sebagaimana mestinya.

Ketika insulin tidak berfungsi, maka gula dalam darah tidak dapat dipecah.

Diabetes sangat berbahaya karena bisa menjadi sumber datangnya penyakit lain.

Pada beberapa kasus, bahkan ada orang yang harus kehilangan kakinya karena diabetes yang sudah parah.

Oleh karena itu, penting menjaga diri agar terhindar dari penyakit diabetes ini.

Berikut beberapa cara yang dapat dilakukan untuk menghindari terkena diabetes:

1. Membatasi asupan gula
Gula adalah salah satu penyebab utama dari datangnya diabetes.

Jika tubuh kelebihan gula, maka gula-gula tersebut akan sulit diolah oleh tubuh hingga terjadi resistensi insulin.

Cukup konsumsi gula sebanyak kurang lebih 50 gram per harinya.

Perbanyak makanan yang mengandung karbohidrat serta perbanyak minum air putih ketimbang minuman yang berperisa.

2. Menjaga berat badan
Kelebihan berat bada atau obesitas juga dapat meningkatkan risiko terkena diabetes.

Ketika tubuh memiliki terlalu banyak lemak, maka resistensi insulin dapat terjadi hingga gula dalam darah gagal untuk diolah.

Oke karena itu, jaga berat badan agar sesuai dengan BMI (Indeks Massa Tubuh).

Cara menghitung BMI adalah berat badan (kg) dibagi dengan kuadrat tinggi badan (M²).

Untuk mempermudah, sekarang juga banyak tersedia kalkulator BMI di internet.

Cukup masukkan jenis kelamin, tinggi badan, dan berat badan di kolom yang tersedia dan hasil akan keluar secara otomatis.

3. Rutin berolahraga
Untuk menjaga badan yang sehat dan bugar, olahraga tidak perlu dilakukan dengan terlalu berat.

Selama dilakukan dengan rutin, maka kesehatan tubuh akan terjaga.

Waktu yang baik untuk berolahraga adalah setiap pagi hari di bawah jam sembilan selama 30 menit.

Olahraga dapat dilakukan sebanyak empat hingga enam hari dalam satu minggu.

Dengan berolahraga, maka hormon insulin akan bekerja dengan baik sehingga gula darah pun dapat diolah dengan normal.

Selain tiga cara di atas, biasakan juga untuk memiliki jam tidur yang sehat, dan hindari begadang apabila tidak diperlukan.

Jam tidur yang tidak sehat dapat membuat tubuh kurang istirahat dan rentan terhadap penyakit, termasuk diabetes, termasuk konsumsi makanan yang tinggi akan protein dan minum air putih yang cukup.

Sekali terkena, maka diabetes tidak bisa disembuhkan.

Diabetes bersifat kronis, yang berarti penyakit ini dapat bertahan seumur hidup.

Efek diabetes memang dapat dikecilkan, tetapi diabetes tetaplah penyakit berbahaya yang bahkan dapat merambat ke gangguan kesehatan lainnya.

Untuk itu selalu jaga kesehatan badan dan perhatikan pola hidup dengan baik agar terhindar dari macam-macam penyakit berbahaya seperti diabetes. (hel/nug)

 

 

 

 

Editor : Nofilawati Anisa
#insulin #diabetes mellitus #waspada diabetes #rutin olahraga #Menjaga berat badan #asupan gula #who #cara mencegah diabetes