RADAR SURABAYA – Dunia fashion memang terus berkembang, tak terkecuali fashion muslim.
Apalagi di momen Ramadan seperti ini, para desainer berlomba-lomba menghadirkan busana muslim dengan ciri khas dan karakter mereka masing-masing.
Seperti halnya yang dihadirkan desainer Lia Afif dalam gelaran Muslim Fashion Runway (Mufway) di Grand Atrium, Pakuwon Mall Surabaya, Jumat (15/3).
Mengusung tema Anggana Ayasa, Lia Afif menghadirkan warna terakota dengan perpaduan antara warna oranye dengan cokelat. Warna ini sering dijuluki sebagai warna tanah liat.
Lia Afif menuturkan, Anggana Ayasa yang berasal dari bahasa Jawa Kuno dan Turki yang berarti cinta.
Dengan memasukkan busana dan permainan warna yang tren di tahun 2024 bisa menjadi salah satu pilihan dalam berbusana.
"Koleksi dengan cinta itu menjadi salah satu pilihan dalam berbusana saat Ramadan dan Idul Fitri. Jadi saya membuatnya dengan warna terakota," tutur Lia Afif.
Ia membawa 12 koleksi busana yang telah disiapkan saat Mufway 2024. 10 koleksi busana untuk female dan dua koleksi busana untuk male.
Selain menggunakan warna terakota, ia juga memainkan batik dengan warna alam dan juga lurik.
"Saya juga tambahkan ada motif batik dengan bunga-bunga menggunakan warna alam," terangnya.
Ia menyebut koleksinya ini sangat ringan, pasalnya bisa digunakan untuk santai maupun formal. Ada juga setelah celana, selain dress dan juga rok.
"Cocok untuk segala usia dengan detail glanmore. Selain batik ada lurik juga jadi menambah perpaduan santai dan formal. Bisa untuk silahturahmi saat idul fitri," jelasnya.
Dalam karyanya, terlihat permainan kombinasi warna yang menarik. Meski minim motif, namun Lia mengandalkan detail dari bahan serta potongan motif batik yang menarik.
Belum lagi permainan ruffle dan lengan yang nampak variatif membuat karyanya terlihat anggun dan segar. (rmt/nur)
Editor : Nurista Purnamasari