Ekonomi Gresik Hobi & Lifestyle Jatim Mancanegara Nasional Olahraga Person of The Year Piala Dunia 2026 Selebriti Sidoarjo Surabaya Surabayapedia Tekno & Oto Wisata & Kuliner

Masih Ragu Mengonsumsi Cabai? Ketahuilah Manfaat ‘Si Pedas’ untuk Tubuh yang Jarang Diketahui

Nofilawati Anisa • Jumat, 15 Maret 2024 | 22:22 WIB

 

PEDAS: Terkenal akan cita rasa yang pedas, cabai memiliki banyak manfaat bagi kesehatan tubuh. (ANDY S/RADAR SURABAYA)
PEDAS: Terkenal akan cita rasa yang pedas, cabai memiliki banyak manfaat bagi kesehatan tubuh. (ANDY S/RADAR SURABAYA)

RADAR SURABAYA – Meskipun terkenal memiliki rasa yang pedas, cabai memiliki beberapa manfaat yang terkandung di dalam sayuran yang warna dan panjangnya bervariasi itu.

Cabai bersama dengan paprika dan tomat berada di bawah kategori tumbuhan genus capsicum.

Secara tidak langsung, hal ini membuat cabai bersama tumbuhan genus capsicum lainnya buah-buahan, bukan sayuran.

Meskipun masuk ke dalam kategori buah-buahan, cabai sering kali diolah untuk campuran bumbu maupun sayuran.

Di beberapa negara di Asia Tenggara, cabai menjadi bahan masakan utama untuk menciptakan cita rasa yang pedas.

Di Indonesia, khususnya Kota Padang, cabai adalah bahan makanan pokok karena kaya akan manfaat.

Maka dari itu, simak manfaat-manfaat cabai untuk kesehatan tubuh berikut ini:

1.Menurunkan Berat Badan
Jika menurunkan berat badan adalah salah satu resolusi Anda, pertimbangkan untuk mulai mengonsumsi makanan berbahan dasar cabai.

Hal ini karena dalam cabai terkandung zat capsaicin yang menimbulkan rasa pedas dan panas yang berakhir dengan naiknya suhu tubuh dan meningkatnya pembakaran lemak dalam tubuh.

Selain itu, sekelompok peneliti di jurnal Appetite membuktikan bahwa mengonsumsi sebanyak 2 miligram capsaicin per hari selama 12 minggu dapat mengecilkan lingkar pinggang.

2.Memelihara Kesehatan Pencernaan
Banyak orang bilang bahwa cabai tidak baik untuk pencernaan.

Padahal dengan memperhatikan jumlah cabai yang kita konsumsi, cabai dapat memberikan manfaat bagi tubuh.

Capsaicin dalam cabai yang dikonsumsi dapat menstimulasi produksi enzim yang dibutuhkan oleh pencernaan.

Begitu masuk ke dalam pencernaan, capsaicin akan mengaktifkan saraf-saraf saluran pencernaan yang dapat menghasilkan anandamide, yaitu senyawa yang mampu mengurangi peradangan akibat penyakit-penyakit pada saluran pencernaan.

3.Memperkebal Sistem Imun
Dua dari beberapa kandungan dalam cabaia dalah vitamin A dan vitamin C yang berperan penting dalam memperkuat system kekebalan tubuh.

Vitamin A pada cabai akan mengambil posisi utama pertahanan tubuh melawan patogen, dengan menjaga keutuhan jaringan epitel dan mukosa.

Vitamin A juga akan membantu menghasilkan lendir yang sehat pada saluran hidung, paru-paru, pencernaan, dan kemih.

Sementara itu, vitamin C berperan sebagai penangkal radikal bebas yang menyerang sel-sel tubuh.

Vitamin C pada cabai juga dinilai lebih melimpah daripada vitamin C pada jeruk.

4.Mengurangi Risiko Kanker
Banyak ahli mengungkapkan bahwa cabai dapat mengurangi risiko kanker.

Hal ini karena cabai kaya akan antioksidan yang dapat memerangi radikal bebas.

Beberapa anti oksidan dalam tumbuhan ini adalah solanin dan antosianin.

Solanin sebagai anti oksidan utama dalam cabai terbukti dapat mencegah kanker.

Sementara itu, antosianin berfungsi mengurangi peradangan dan melawan radikal bebas yang dapat menyebabkan kanker.

5.Mengatasi Pilek dan Flu
Capsaicin pada cabai yang menimbulkan rasa panas mampu meredakan saluran pernapasan yang tersumbat.

Sensasi panas yang dihasilkan oleh konsumsi capsaicin akan mengencerkan lender baik pada hidung maupun tenggorokan.

Bukan rahasia lagi jika makanan berbahan dasar cabai menjadi salah satu pilihan ketika sedang terserang flu, pilek, sinusitis, juga beberapa penyakit saluran pernafasan lainnya. (sha/nug)

 

Editor : Nofilawati Anisa
#berat badan #tubuh #manfaat cabai #flu dan pilek #kesehatan