Budi Bi adalah seorang pelukis. Dia mendalami seni lukis cat air sejak 2016. Karyanya sudah mencapai ratusan. "Salah satu yang dipamerkan kali ini sempat juara di Korea Selatan," ujarnya.
Dia menggelar pameran lukisan bersama Ami Tri, istrinya yang sekaligus pelukis. Tema yang diusung adalah Pegang Erat. Inspirasinya dari rasa syukur terharap orang di sekitarnya yang saling mendukung. "Kami berdua sudah sering pameran bareng-bareng, tetapi belum pernah pameran berdua," kelakarnya.
Budi menggelar pamerannya pada Februari. Karena, dia mencocokkan tema dengan momen hari kasih sayang. Karya yang dipilih pun sesuai dengan benang merah. "Kita pilih kisah di balik lukisan ini semua yang cocok dengan konsep yang diusung," jelasnya.
Dia memamerkan puluhan lukisan di Galeri Merah Putih, Kompleks Balai Pemuda, kemarin. Beberapa koleksinya merupakan lukisan tahun 2023. Totalnya ada enam buah. "Sebetulnya dari beberapa koleksi lama itu juga kita pajang di sini. Itu karya 2018," tunjuk Budi pada salah satu lukisan bergambar penari.
Pelukis asal Surabaya ini menunjukkan karyanya yang cukup berkesan. Lukisan itu merupakan serial kisah keluarganya. Totalnya ada sembilan karya. "Semuanya memiliki keterkaitan cerita," paparnya.
Sembilan lukisan itu, terdiri dari Time of Our Life, It's Destiny, Stay Here Awhile, Happiness, Moments, Promise, Love Letters, About Us, dan You Are.
Dia menggarap lukisan itu secara spontan. Karyanya itu terinspirasi kenangannya bersama keluarga. Tujuannya untuk merekam momen romantis dan kehangatan. "Semuanya cukup memorable dan proses melukisnya butuh dua sampai tiga jam. Seperti bermain sama anak, pergi ke kebun binatang sekeluarga, memakaikan jas hujan anak, sampai potret istri," urainya.
Lukisan itu adalah koleksi lama miliknya. Katanya, beberapa karya sudah mulai usang. Budi mereproduksi ulang dengan sentuhan digital. "Aslinya gini, tapi sudah banyak yang dimakan rayap. Kita coloring lagi pakai software kemudian dicetak," bebernya.
Lukisan lainnya adalah Promise We Made. Karya ini lahir pada 2023. Menggambarkan tangan kelinci dan kucing yang menyatu. Dia menggunakan dua ikon yang berbeda.
Tujuannya sebagai simbol bentuk saling support. Selain itu, terdapat tujuh koin bergambar hati itu menggambarkan kasih sayang adalah harta yang tidak ternilai. "Memang saling support-nya disimbolkan dua karakter yang berbeda. Kebetulan istri suka kucing dan saya suka kelinci. Jumlah koin ada tujuh itu artinya keberuntungan," imbuhnya. (hil/nur) Editor : Administrator