Berbekal lampu LED di meja, Adi Pradana mulai menyusun bagian demi bagian barang bekas tersebut. Tangannya nampak lihai menyusun satu persatu bagian. Setelah sekitar lima menit berjalan, pola robot mulai terlihat nyata.
Rupanya pria yang kerap disapa Atyd itu sedang membuat mainan figur. Jika dilihat secara lebih detail, figur-figur itu mirip tokoh dalam film Starwars. Ada yang memegang senjata lengkap dengan pelindung dada. Unik dan cukup menarik.
"Idenya mengalir saja. Memang banyak terinspirasi dari film Starwars. Kalau lihat itu, barang bekas apa saja saya susun jadi robot. Ini saya mulai tekuni dalam dua tahun ini," ujar Atyd, desainer toys tersebut.
Siapa sangka, dari hobinya tersebut, Atyd mampu meraup Rp 2 juta untuk satu mainan urban toys art itu. Jika agak besar, mainan tersebut bisa dijual hingga Rp 4 juta. Tergantung jenis, besar dan kerumitannya. Maklum, karyanya itu bagian dari handicraft.
Saat sudah dilihat dari dekat, maninan figur tersebut tampak nyata. Padahal, hanya terbuat dari sampah rumah tangga. Pada bagian kepala misalnya, ada yang terbuat dari tutup pasta gigi. Badannya ada yang terbuat dari wadah tusuk gigi.
"Untuk tangan, bagian-bagian tubuh lainnya juga macam-macam. Ada yang terbuat dari bekas botol minuman, baut-bautan. Bahkan ada bekas botol aroma terapi," bebernya saat dijumpai di rumahnya, Rabu (5/1).
Walau terbilang baru ditekuni Atyd, namun pesanan sudah silih berganti datang. Bukan hanya datang dari dalam negeri, namun lebih banyak dari luar negeri. Rata-rata datang dari hampir seluruh negara bagian Amerika. Misalnya saja Kanada.
Sementara di Eropa, hampir di seluruh negara maju ada pemesannya. Mulai Prancis, Italia, Inggris, Belanda, Spanyol hingga Belgia. Saking banyaknya, Atyd bahkan harus dibantu dua orang. Padahal Atyd hanya mengandalkan Instagram untuk pemasaran.
"Untuk satu mainan, rata-rata satu minggu saja (pembuatannya). Tetapi biasanya saya beri waktu dua minggu untuk mengerjakan pesanan itu. Mereka ada yang kolektor, ada pula yang dijual lagi," jelasnya. (far/nur)
Editor : Administrator