Ekonomi Gresik Hobi & Lifestyle Jatim Mancanegara Nasional Olahraga Person of The Year Selebriti Sidoarjo Surabaya Tekno & Oto Wisata & Kuliner

Insiden Pengancaman di JNT Gresik, Pelaku Diduga Tak Sabar Antre

Yudhi Dwi Anggoro • Selasa, 10 Maret 2026 | 08:32 WIB

Rekaman CCTV seorang pria membawa celurit terlihat sedang mengancam karyawan JNT di Jalan Usman Sadar, Kecamatan Gresik.
Rekaman CCTV seorang pria membawa celurit terlihat sedang mengancam karyawan JNT di Jalan Usman Sadar, Kecamatan Gresik.

RADAR SURABAYA - Suasana di kantor ekspedisi JNT Jalan Usman Sadar, Kecamatan Gresik mendadak mencekam pada Minggu (8/3) pagi. Seorang pria tak dikenal terekam kamera CCTV mengamuk sambil mengacungkan senjata tajam jenis celurit ke arah karyawan dan pengunjung.

Aksi tersebut membuat para pekerja berlarian menyelamatkan diri dan warga sekitar memilih menjaga jarak untuk menghindari jatuhnya korban.

Pelaku datang mengenakan topi merah, kaos merah, dan celana pendek. Dalam rekaman CCTV, terlihat ia dalam kondisi emosi meluap-luap sebelum mengeluarkan celurit dari balik pakaiannya. Senjata itu kemudian diayunkan ke arah karyawan JNT, memicu kepanikan di lokasi.

Keriuhan sempat menarik perhatian warga dan pengguna jalan di sekitar kantor ekspedisi. Meski menimbulkan ketegangan, tidak ada laporan korban jiwa dalam insiden tersebut.

Kapolsek Gresik Kota, Iptu Kevin Ramadhan, membenarkan adanya peristiwa pengancaman tersebut.
“Iya benar, anggota kami sudah bergerak. Kanit beserta anggota sudah di lapangan sejak jam 11 siang tadi setelah laporan masuk,” ujarnya, Senin (9/3).

Mengenai motif, Kevin menyebut dugaan sementara pelaku tidak sabar menunggu antrean pelayanan di jasa pengiriman barang.

“Motifnya sementara diduga karena tidak sabar mengantre saja. Namun detailnya nanti akan kami informasikan lebih lanjut setelah pemeriksaan selesai,” pungkasnya.

Hingga kini, polisi masih melakukan penyelidikan untuk mengidentifikasi identitas pelaku. Bukti rekaman CCTV dan keterangan saksi di lokasi menjadi bahan utama dalam proses investigasi. Aparat juga menegaskan akan terus melakukan pengejaran hingga pelaku berhasil diamankan. (yud)

Editor : Nurista Purnamasari