Ekonomi Gresik Hobi & Lifestyle Jatim Mancanegara Nasional Olahraga Person of The Year Selebriti Sidoarjo Surabaya Tekno & Oto Wisata & Kuliner

Terlibat Aksi Sweeping dan Pengeroyokan, Tujuh Pemuda Anggota Gangster Gresik Ditangkap

Yudhi Dwi Anggoro • Sabtu, 7 Maret 2026 | 23:49 WIB

Pemuda anggota gangster yang terlibat sweeping dan pengeroyokan di tiga lokasi di Gresik diamanakan Resmob Polres Gresik.
Pemuda anggota gangster yang terlibat sweeping dan pengeroyokan di tiga lokasi di Gresik diamanakan Resmob Polres Gresik.

RADAR SURABAYA - Aksi brutal geng jalanan kembali meresahkan warga Kabupaten Gresik. Unit Resmob Satreskrim Polres Gresik berhasil meringkus tujuh pemuda yang tergabung dalam kelompok gangster bernama Sparta.

Mereka ditangkap karena terlibat dugaan sweeping dan pengeroyokan di tiga lokasi berbeda. Akibat ulah mereka, dua remaja menjadi korban luka-luka.

Kanit Resmob Satreskrim Polres Gresik, Ipda Andi Muh. Asyraf Gunawan, mengungkapkan bahwa mayoritas pelaku masih berusia muda, bahkan beberapa di antaranya masih berstatus pelajar.

“Para pelaku tergabung dalam kelompok gangster yang menamakan diri Sparta,” ujarnya, Jumat (6/3/2026).

Para pelaku yang diamankan adalah FKH, 22, CH, 20, MFA, 17, MDN, 17, DV, 17, HM, 16, dan DA, 16.
Seluruhnya merupakan warga Kecamatan Manyar. Berdasarkan rekaman CCTV dan hasil penyelidikan, aksi mereka dilakukan secara beringas.

Lokasi pertama yakni di Jalan Kramat, di sana pelaku merusak sepeda motor. Kemudian lokasi kedua Jalan Kalimantan, dimana pelaku menganiaya remaja berinisial TSS, 16.

Lokasi terakhir adalah Bundaran Giri Sakti GKB, di sana para pelaku mengeroyok korban IAFM, 18.

“Mereka melakukan sweeping dengan mencari sasaran secara acak sebelum akhirnya melakukan tindakan kekerasan terhadap korban. Selain itu, pengeroyokan juga dilakukan terhadap IAFM di Bundaran Giri Sakti GKB,” jelas Andi.

Dalam setiap aksinya, geng Sparta kerap mengintimidasi korban dengan cara mengajak berduel, melempari batu, hingga melontarkan ujaran kebencian. Ironisnya, tindakan kriminal tersebut dilakukan hanya demi alasan harga diri kelompok.

“Motifnya untuk menunjukkan eksistensi kelompok. Mereka mencari sasaran secara acak, kemudian berujung pada penganiayaan,” tegas Ipda Andi.

Saat ini, ketujuh pelaku beserta barang bukti telah diamankan di Mapolres Gresik untuk menjalani proses hukum lebih lanjut. Pihak kepolisian menegaskan komitmennya untuk menindak tegas segala bentuk aksi premanisme dan gengsterisme yang mengganggu keamanan masyarakat. (yud)

Editor : Nurista Purnamasari
#gangster gresik #pengeroyokan #gangster #sweeping #kekerasan #gresik