RADAR SURABAYA - Bocah perempuan berusia 7 tahun berinisial PDJ yang hanyut terbawa arus di Kecamatan Driyorejo akhirnya berhasil ditemukan.
Penemuan ini menjadi akhir dari upaya pencarian yang dilakukan oleh tim gabungan sejak insiden nahas hilangnya bocah tersebut terjadi pada Selasa (3/2) sore.
Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Gresik, Sukardi, mengonfirmasi bahwa korban ditemukan pada Rabu (4/2) pagi sekitar pukul 08.40 WIB.
“Alhamdulillah sudah ketemu. Tadi hari Rabu, 4 Februari 2026 sekitar pukul 08.40 WIB, korban ditemukan dan saat ini masih dalam proses evakuasi di lapangan,” ujarnya saat dikonfirmasi.
Tim gabungan yang terdiri dari BPBD, relawan, dan warga sekitar langsung melakukan proses evakuasi di lokasi penemuan.
Peristiwa memilukan ini bermula pada Selasa (3/2) sekitar pukul 16.30 WIB di Jalan Permata Nomor 22, Desa Mulung, Kecamatan Driyorejo. Saat itu, korban yang merupakan putri dari Nyari, 43, seorang penjual es degan asal Bojonegoro, sedang bermain bersama teman-temannya.
Diduga korban terpeleset dan jatuh ke dalam gorong-gorong dengan arus deras hingga akhirnya terseret ke aliran air yang lebih besar.
Begitu menerima laporan kehilangan, tim BPBD Gresik segera menerjunkan personel untuk menyisir aliran air di sekitar lokasi kejadian hingga ke hilir.
Pencarian sempat terkendala derasnya arus, namun akhirnya membuahkan hasil pada pagi hari berikutnya.
Menanggapi kejadian ini, Sukardi memberikan imbauan keras kepada masyarakat Gresik, khususnya para orang tua, agar lebih ketat dalam mengawasi aktivitas anak-anak di tengah cuaca ekstrem.
“Kami mengimbau masyarakat untuk tetap waspada dengan kondisi cuaca saat ini. Pastikan anak-anak selalu dalam pengawasan, terutama saat bermain di sekitar saluran air atau sungai untuk menghindari kejadian serupa kembali terulang,” pungkasnya. (yud)
Editor : Nurista Purnamasari