Ekonomi Gresik Hobi & Lifestyle Jatim Mancanegara Nasional Olahraga Person of The Year Selebriti Sidoarjo Surabaya Tekno & Oto Wisata & Kuliner

Fokus Tekan Angka Kecelakaan, Polres Gresik Gelar Operasi Keselamatan Semeru 2026

Yudhi Dwi Anggoro • Selasa, 3 Februari 2026 | 20:12 WIB
Wakapolres Gresik Kompol Shabda Purusha saat menggelar pasukan untuk Operasi Keselamatan Semeru 2026 di halaman Mapolres Gresik.
Wakapolres Gresik Kompol Shabda Purusha saat menggelar pasukan untuk Operasi Keselamatan Semeru 2026 di halaman Mapolres Gresik.

RADAR SURABAYA - Polres Gresik resmi meluncurkan Operasi Keselamatan Semeru 2026 menjelang bulan suci Ramadan dan Idul Fitri 1447 H. Operasi ini ditandai dengan Apel Gelar Pasukan di halaman Mapol ini ditandai dengan Apel Gelar Pasukan di halaman Mapolres Gresik pada Senres Gresik pada Senin (2/2).

Operasi ini melibatkan personel gabungan dari TNI, Polri, Satpol PP, dan dan Dinas Perhubungan Kabupaten Gresik.

Apel dipimpin Wakapolres Gresik, Kompol Shabda Purusha, dengan tujuan memastikan kesiapan seluruh unsur dalam menekan angka kecelakaan lalu lintas.

Berdasarkan evaluasi tahun 2025, tercatat 531 kasus kecelakaan di Jawa Timur dengan 10 korban jiwa, angka menjadi perhatian serius kepolisian.

“Tingginya angka kecelakaan ini berkorelasi dengan rendahnya kesadaran masyarakat dalam berlalu lintas. Perilaku pengendara yang tidak disiplin menjadi faktor dominan penyebab fatalitas kecelakaan,” ungkap Kompol Shabda saat membacakan amanat Kapolda Jawa Timur.

Operasi Keselamatan Semeru 2026 berlangsung selama dua pekan, mulai 2 hingga 15 Februari 202 15 Februari 2026.

Sebanyak 5.020 personel gabungan disiagakan di seluruh Jawa Timur dengan tiga strategi utama: preemtif melalui edukasi, preventif lewat pemeriksaan kelaikan kendaraan (ramp check) dan kelaikan kendaraan (ramp check) dan tes urine pengem tes urine pengemudi, serta represif dengan penindakan pelanggaran aturan.

Penegakan hukum akan mengedepankan teknologi Electronic Traffic Law Enforcement (E-TLE) serta penindakan terhadap pelanggaran kasat mata seperti penggunaan knalpot brong, melawan arus, dan kendaraan ODOL (Over Dimension Over Load).

Kompol Shabda juga mengingatkan personel agar tetap waspada terhadap potensi gangguan lalu lintas akibat cuaca ekstrem.

“Keberhasilan operasi ini sangat bergantung pada sinergi dan soliditas seluruh unsur, baik TNI, Polri, maupun pemerintah daerah. Laksanakan tugas dengan penuh tanggung jawab dan niatkan sebagai tanggung jawab dan niatkan sebagai ibadah,” pesannya.

Sebagai tindak lanjut apel, seluruh personel langsung mengikuti Latihan Pra Operasi (Latpraops) untuk memantapkan koordinasi teknis dan taktis sebelum terjun mengawal ketertiban lalu lalu lintas di wilayah hukum di wilayah hukum Gresik.

Dengan strategi terpadu ini, Polres Gresik berharap angka kecelakaan dapat ditekan signifikan menjelang Ramikan menjelang Ramadan dan Idul Fitri. (yud)

Editor : Nurista Purnamasari
#polres gresik #idul fitri #OPERASI KESELAMATAN SEMERU 2026 #ramadan #gresik