RADAR SURABAYA - Kecelakaan maut terjadi di di simpang empat Perum CBD, Desa Petiken, Kecamatan Driyorejo, Gresik, pada Jumat (30/1) siang sekitar pukul 11.30 WIB. Peristiwa ini mengakibatkan seorang meninggal dunia.
Kecelakaan bermula saat sepeda motor Honda Scoopy bernopol M 5457 NK yang dikendarai Luwes Larasati, 20, warga Lidah Wetan, Surabaya, melaju dari arah barat menuju timur dengan membonceng Luluk Setyo Rini, 47.
Pada saat bersamaan, muncul sepeda motor Honda Scoopy lain bernopol L 5657 BAL yang dikendarai Edy Priyatno, 54, bersama cucunya, YGS, 7, dari arah selatan menuju utara.
Kapolsek Driyorejo, Kompol Musihram, menjelaskan bahwa tabrakan tidak dapat dihindari karena jarak kedua kendaraan sudah terlalu dekat di persimpangan.
“Karena jarak kedua kendaraan sudah sangat dekat, tabrakan tidak terhindarkan. Kedua pengendara tidak sempat mengendalikan laju kendaraan masing-masing,” ujarnya.
Benturan keras membuat para pengendara terjatuh. Luluk Setyo Rini mengalami luka berat dan meninggal dunia saat perjalanan menuju RS Anwar Medika untuk visum.
Sementara itu, Edy Priyatno mengalami luka robek di kaki kanan dan mendapat perawatan di RS Radegansari.
Berdasarkan hasil olah TKP awal, polisi menduga kecelakaan terjadi karena kurangnya kewaspadaan pengendara saat melintasi persimpangan.
“Penyebabnya diduga karena pengendara kurang berhati-hati dan tidak mengurangi kecepatan saat melewati simpang empat,” tambah Kompol Musihram.
Seluruh kendaraan yang terlibat kini telah diamankan sebagai barang bukti. Kasus kecelakaan ini dilimpahkan ke Unit Gakkum Satlantas Polres Gresik untuk proses penyelidikan lebih lanjut. (yud)
Editor : Nurista Purnamasari