Ekonomi Gresik Hobi & Lifestyle Jatim Mancanegara Nasional Olahraga Person of The Year Selebriti Sidoarjo Surabaya Tekno & Oto Wisata & Kuliner

Jenazah Lansia Asal Surabaya Ditemukan Membusuk di Kos Driyorejo, Ini Dugaan Penyebab Kematiannya

Yudhi Dwi Anggoro • Selasa, 13 Januari 2026 | 05:41 WIB
Jenazah salah satu penghuni kos Perumahan Kota Baru Driyorejo, Kecamatan Driyorejo, Gresik ditemukan dengan kondisi sudah membusuk.
Jenazah salah satu penghuni kos Perumahan Kota Baru Driyorejo, Kecamatan Driyorejo, Gresik ditemukan dengan kondisi sudah membusuk.

RADAR SURABAYA - Penemuan jenazah yang sudah menggegerkan warga Perumahan Kota Baru Driyorejo (KBD), Kecamatan Driyorejo, Gresik. Seorang pria lanjut usia ditemukan telah membusuk di salah satu dalam kamar kos di kawasan tersebut, Sabtu (10/1) sore.

Korban berinisial MS, 60, warga Kelurahan Kebraon, Kecamatan Karangpilang, Surabaya, ditemukan dalam kondisi membusuk dan mengeluarkan bau menyengat.

Kapolsek Driyorejo, Kompol Musihram, menjelaskan bahwa penemuan jasad korban berawal dari keresahan warga sekitar yang mencium aroma tidak sedap dari arah kamar kos. Pemilik kos, Ahmad Subeki, bersama warga kemudian mencoba mengecek melalui jendela kamar.

“Pemilik kos bersama warga mengecek lewat jendela dan melihat korban sudah tergeletak di atas tempat tidur. Kondisinya saat itu sudah mengeluarkan bau menyengat,” ujar Kompol Musihram, Minggu (11/1).

Mengetahui hal tersebut, pemilik kos segera menghubungi anak korban, Dewi Ratna Permata Sari, 40.
Namun, pintu kamar ditemukan terkunci rapat dari dalam sehingga proses evakuasi harus melibatkan aparat kepolisian.

Anggota Polsek Driyorejo bersama tim medis Puskesmas Driyorejo melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) setelah berhasil membuka pintu kamar. Jasad korban ditemukan dalam posisi telentang di atas kasur.

Berdasarkan pemeriksaan awal, tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban. Polisi menduga MS meninggal akibat serangan jantung.

“Keterangan dari pihak keluarga menyebutkan bahwa korban memiliki riwayat penyakit jantung. Menurut penuturan anaknya, korban sering merasa sesak napas jika berjalan agak jauh,” tambah Musihram.

Pihak keluarga mengaku terakhir kali bertemu korban pada Rabu (7/1) siang, saat mengirimkan makanan. Diduga, korban sudah meninggal beberapa hari sebelum ditemukan, mengingat kondisi jasad yang mulai membusuk.

Atas kejadian ini, keluarga menyatakan menerima kematian MS sebagai musibah dan menolak dilakukan otopsi. Jenazah kemudian langsung dibawa untuk dimakamkan di kampung halamannya di Karangpilang, Surabaya. (yud)

Editor : Nurista Purnamasari
#penemuan jenazah #surabaya #lansia meninggal #kamar kos #kebraon #driyorejo #gresik