Ekonomi Gresik Hobi & Lifestyle Jatim Mancanegara Nasional Olahraga Person of The Year Selebriti Sidoarjo Surabaya Tekno & Oto Wisata & Kuliner

Ribuan Umat Muslim Ikuti Shalat Tarawih Perdana Di Masjid Tertua Gresik

Muhammad Firman Syah • Selasa, 12 Maret 2024 | 06:14 WIB
Dipadati Jamaah : Tarawih perdana di Masjid Jami
Dipadati Jamaah : Tarawih perdana di Masjid Jami

Gresik- Ribuan masyarakat Kabupaten Gresik mengikuti ibadah shalat tawarih perdana di Masjid Jami' Gresik. Bahkan, banyaknya jamaah shalat tarawih membuat seluruh bagian masjid dari lantai satu hingga lantai tiga penuh.

Antusiasme jamaah shalat tarawih di Masjid Jami' Gresik terlihat sejak pukul 18.00 WIB atau selepas shalat maghrib. Padahal shalat tarawih sendiri baru digelar sekitar pukul 19.05 WIB. Menjelang pukul 18.45 WIB para Jamaah yang memenuhi ruang utama masjid sudah penuh. Pemandangan itu juga membuat jalan raya KH Wakhid Hasyim (depan masjid) ditutup total oleh Takmir masjid untuk difungsikan sebagai area parkir jamaah shalat taraweh.

Muhammad Sugiarto, 44, warga Desa Pulopancikan mengungkapkan pada tarawih perdana ini dia mengajak keluarganya untuk beribadah di salah satu masjid tertua yang terletak di Alun-Alun Gresik.

"Saya jalan kaki sekitar 2 kilo meter dari rumah. Sengaja tidak membawa kendaraan agar pahala ibadah berlipat ganda," kata Antok (sapaan akrabnya).

Uniknya, tidak sedikit dari jamaah shalat tarawih yang tidak pulang ke rumah usai ibadah. Mereka memilih untuk duduk di Alun-alun Gresik sembari mencicipi aneka kuliner yang dijajakan para pedagang.

Seperti yang dilakukan Wardani, 23, warga Kelurahan Pekauman Gresik. Dia bersama teman-temannya tidak langsung pulang usai shalat taraweh melainkan mencicipi jajanan pentol khas Gresik.

"Karena besok masih libur jadi mau jalan-jalan dulu di Alun-alun," ujar Intan.

Sementara bertindak sebagai imam shalat tarawih di masjid Jami' yakni KH Umar Thoha asal Kelurahan Bedilan Gresik. Shalat Tarawih di Masjid Jami' Gresik berakhir pukul 20.15 WIB.

Berdasarkan catatan, Masjid Jami' Gresik merupakan masjid yang dibangun oleh Syekh Maulana Malik Ibrahim sekitar tahun 1400-an Masehi atau di masa Syekh Maulana Malik Ibrahim. Masjid dengan dua menara kembar itu diklaim menjadi salah satu masjid tertua di Gresik maupun di Pulau Jawa. Penyebutan tertua di Pulau Jawa itu benar adanya jika merunut dari awal sejarah penyebaran agama Islam yang dilakukan oleh wali songo.
Nah, pada awalnya masjid tersebut hanyalah sebuah musala kecil yang sering digunakan oleh umat Islam untuk beribadah. Namun, di saat pemerintahan Gresik dipimpin oleh Kanjeng Poesponegoro pada tahun 1600 Masehi, masjid dibangun megah secara bertahap.

Masjid Jami' merupakan salah satu ikon Kota Gresik dan merupakan masjid terbesar di masanya. Masjid ini selalu ramai dikunjungi masyarakat untuk menjalankan rutinitas ibadah salat sunah maupun salat fardu. Masjid Jami' juga menjadi rujukan kebijakan keagamaan bagi masjid-masjid lain yang ada di Kota Wali ini. Hal itu dikarenakan Masjid Jami dekat dengan pusat pemerintahan.

Dalam perkembangan pembangunannya, dulu Masjid Jami' Gresik tertinggal dari masjid-masjid lain. Namun, pada akhirnya masjid tersebut mengalami pembangunan yang sangat pesat hingga memiliki dua menara yang berdiri sangat megah.

Baca Juga: Masjid Tertua di Surabaya Selatan Konon Dibangun Cucu Sunan Gunung Jati dari Kasepuhan Cirebon

Meski dibangun pada abad ke 14, fungsi Masjid Jami Gresik masih sangat besar dalam penyebaran agama Islam dan dakwah. Tidak sedikit masyarakat yang mengunjunginya berasal dari berbagai daerah lain dan bahkan dari mancanegara. Terlebih saat acara Haul akbar Habib Abu Bakar Asegaf maupun jamaah ziarah wali Songo makam Sunan Maulana Malik Ibrahim dan Sunan Giri. (fir)

Editor : M Firman Syah
#masjid gresik #Doa shalat tarawih #tata cara salat tarawih #Shalat tarawih #niat salat tarawih