Panglima Komando Daerah Militer (Kodam) V Brawijaya, Mayjend TNI Rafael Granada Baay memimpin kegiatan tanam padi, jagung dan mangga di Desa Wedoro Anom, Kecamatan Wringinanom Gresik. Kegiatan yang dihadiri Forkopimda Gresik, BUMD, Gapoktan dan ratusan prajurit TNI itu digelar di lahan Yonif 516/CY, Minggu (03/03) pagi.
Dalam sambutannya, Pangdam Mayjend Rafael mengatakan, kegiatan penanaman padi, jagung dan mangga merupakan langkah nyata yang dilakukan oleh TNI dalam rangka mencegah krisis pangan di Jawa Timur.
"Saya bangga dan memberikan apresiasi kepada para petani yang bekerja keras berkontribusi di sektor pertanian. Karena mereka memiliki peran penting dalam ketahanan pangan sesungguhnya," kata Rafael Granada Baay.
Setelah menanam padi, Pangdam bersama rombongan mengecek stan pupuk yang dibuka Petrokimia Gresik. Dia juga menyoroti tentang perkembangan teknologi di bidang pertanian yang semakin canggih.
"Adanya peralatan berteknologi di bidang pertanian mempunyai peran yang sangat penting dalam meningkatkan efisiensi pertanian, termasuk penggunaan pupuk dan teknik modern lainnya," tambahnya.
Dalam acara tersebut juga digelar diskusi yang dihadiri tokoh-tokoh berpengaruh dari Jawa Timur. Adapun diskusi tersebut, membahas tentang berbagai solusi dan terobosan di bidang peningkatan produksi penanaman jagung dan padi. Hal itu, sebagai solusi mengatasi Ketahanan Pangan di wilayah Jawa Timur.
"Khusus saat ini di lakukan penanaman padi dan jagung di lahan Yonif 516/CY Desa Wedoro Anom Kabupaten Gresik. Nanti Kodim-kodim lainnya akan mengikuti," tegasnya.
Kolaborasi antara TNI, pemerintah daerah, BUMD, pihak swasta serta para petani dan Gapoktan menekankan betapa pentingnya menghidupkan kembali produksi pertanian. Khususnya budidaya jagung, untuk memenuhi kebutuhan pangan masyarakat.
Selain diskusi, Pangdam bersama jajarannya mendapat penjelasan singkat mengenai ketahanan pangan oleh Babinsa.
"Saya berharap dari penanaman padi dan jagung ini, kita bisa meningkatkan kesejahteraan masyarakat dengan melakukan berbagai langkah-langkah dan upaya yang diperlukan untuk mengatasi kekurangan pangan," pungkasnya.
Editor : M Firman Syah