Ekonomi Gresik Hobi & Lifestyle Jatim Mancanegara Nasional Olahraga Person of The Year Selebriti Sidoarjo Surabaya Tekno & Oto Wisata & Kuliner

Jelang Ramadan Bawean Krisis LPG dan BBM Lagi, Ini Tanggapan Pertamina

Fahtia Ainur Rofiq • Senin, 4 Maret 2024 | 03:49 WIB
Cerita Lama : BBM dan LPG di Pulau Bawean menjelang ramadan kembali langka.
Cerita Lama : BBM dan LPG di Pulau Bawean menjelang ramadan kembali langka.

GRESIK - Masyarakat Bawean kembali mengeluhkan langkanya Bahan Bakar Minyak (BBM) dan LPG 3 Kilogram alias tabung melon. Seolah menjadi cerita klasik, persoalan ini hingga kini tak kunjung dapat diselesaikan.

"Sekarang tidak hanya harganya yang naik. Tapi barangnya tidak ada dipasaran," kata Anggota DPRD Gresik asal Fraksi Nasdem, Musa.

Ia mengatakan, kondisi ini menimbulkan keresahan di masyarakat. Pasalnya, dua barang tersebut merupakan kebutuhan utama masyarakat.

"Jelas ini sangat merugikan. Harus ada solusi jangka panjang agar ketersediaan dan harga bisa stabil," terangnya.

Menurut dia, kondisi menunjukkan jika pengawasan dari pihak terkait tidak maksimal. Saat terjadi protes harga bisa ditekan. "Namun setelah itu, para penyalur kembali menaikkan," tegasnya.

Pihaknya merasa prihatin dan mendesak agar pihak terkait segera mengambil tindakan. Utamanya Pertamina. "Sehingga, stok dan harga bisa normal kembali. Dan bisa stabil untuk ke depannya," pungkas dia. 

Sebelumnya pada akhir tahun lalu, banyak nelayan di Pulau Bawean yang mengeluh harga bahan bakar minyak (BBM) jenis solar subsidi kembali melambung tinggi. Saat itu BBM per liter naik hingga Rp 10 ribu sampai Rp 12 ribu perliter dari yang semula hanya Rp 8 ribu.

Kondisi itu juga sempat membuat anggota Anggota DPRD Gresik asal Pulau Bawean, Lutfi Dhawam bersuara. Menurutnya, pemerintah harus turun tangan agar tak selalu terjadi permainan harga BBM subsidi untuk nelayan.

Menanggapi keluhan masyarakat Bawean terkait kelangkaan BBM dan LPG 3 kg, Area Manager Commrel & CSR Pertamina Patra Niaga Jatimbalinus, Ahad Rahedi menyampaikan jika saat ini pihaknya sedang melakukan normalisasi supply ke Pulau Bawean.

“Pada minggu lalu, sempat terjadi kendala pada mesin kapal yang reguler melakukan supply ke Pulau Bawean yakni Kapal MT. Ferimas Sejahtera untuk BBM dan MT. Barokah untuk LPG 3 kg. Namun setelah dilakukan perbaikan, kedua kapal tersebut dapat kembali beroperasi,” jelasnya dalam keterangan resmi, Senin (4/3).

Lebih lanjut Ahad menjelaskan, pada 1 Maret lalu MT. Ferimas Sejahteran sudah sandar dan melakukan proses bongkar BBM dengan muatan 424 KL dan akan kembali tiba di Pulau Bawean tanggal 5 Maret.

Sedangkan untuk MT. Barokah akan supply pada tanggal 5 Maret dengan membawa LPG 3 kg sebanyak 3.920 tabung.

“Kami menghimbau masyarakat untuk tidak panik dan tidak melakukan konsumsi berlebihan. Selain itu juga melakukan pembelian pada penyalur resmi Pertamina, baik di SPBU maupun pangkalan LPG,” ujar Ahad.

Untuk saat ini, Pertamina Patra Niaga Jatimbalinus memastikan pasokan BBM dan LPG di Pulau Bawean dalam keadaan aman dengan konsumsi harian masyarakat Bawean. Yakni untuk BBM Solar 72 KL, Pertalite 232 KL dan stok LPG 3 kg sebanyak 1.558 tabung.

Pertamina juga menghimbau agar mewaspadai oknum-oknum tidak bertanggungjawab dan meminta masyarakat mencari informasi resmi pada Call Center 135 dan sosial media @pertaminapatraniaga dan @patraniaga.jatimbalinus. (fir/rul/jay)

 

Editor : M Firman Syah
#Harga BBM Terkini #harga bbm per 1 maret 2024 #Harga BBM Terbaru #Kelangkaan BBM