GRESIK – Pelayaran Gresik-Bawean yang sempat berhenti beroperasi mulai dibuka kembali, Kamis (25/6). Dua kapal cepat sudah mendapat izin untuk berlayar. Dengan catatan, mereka harus menaati aturan protokol kesehatan.
Terdapat 174 penumpang saat pelayaran perdana Kamis pukul 09.00. Jumlah ini hanya 50 persen dari kapasitas kapal.
“Asal berKTP Gresik tidak perlu melampirkan rapid tes,” kata Kepala Dinas Perhubungan Gresik Nanang Setiawan.
Warga Gresik yang akan menyebrang ke Pulau Putri itu hanya perlu membawa surat sehat dari puskesmas. Sementara untuk warga luar Gresik perlu melampirkan hasil rapid tes secara mandiri.
Nah untuk harga tiketnya, yang sebelumnya direncanakan naik 50 persen batal. Kenaikan itu dinilai terlalu mahal. Akhirnya disepakati naik 30 persen. Dari harga normal Rp 140 ribu naik menjadi Rp 182 ribu.
Sementara untuk jadwal keberangkatan, masing-masing kapal berangkat satu kali pergi pulang (PP) dalam seminggu. Untuk Express Bahari berangkat dari Gresik Kamis dan berangkat dari Bawean Senin. Untuk Natuna Express dari Gresik Senin dan dari Bawean Kamis.
“Jadwal menyesuaikan, apabila ada permintaan dari masyarakat Bawean, operator bisa mengusulkan tambahan jadwal,” pungkasnya. (fir/rof)
Editor : Administrator