GRESIK - Usai Permbatasan Sosial Berskala Besar (PSBB), Dinas Perhubungan membuka jalur angkutan bus antar provinsi di Terminal Bunder. Meski begitu, protokol kesehatan tetap diberlakukan secara ketat.
Staf atau UPT Pengelolaan Prasarana Perhubungan Lalu Lintas Angkutan Jalan (PPPLLA) Surabaya, Eko Kus Indiarto mengatakan, terminal Bunder sudah dibuka, Kamis pekan lalu.
“Penumpang wajib menerapkan protokol kesehatan, harus pakai masker dan dicek termo gun oleh petugas,” jelasnya.
selain itu, pihaknya membatasi penumpang hingga 50 persen. Semisal tempat duduk di dalam bus satu deret diisi dua, kini hanya satu orang. Satu deret tempat duduk diisi tiga kini hanya dua orang.
Menurut dia, Bunder Kabupaten Gresik merupakan terminal B yang hanya tempat transit bagi penumpang dari terminal tipe A, seperti dari Purabaya dan Arjosari Malang. "Kendaraan bus tidak boleh berhenti atau menurunkan penumpang di jalan, harus di terminal," jelas dia.
Penumpang yang datang langsung dilakukan pemeriksaan lagi dibantu tim gabungan seperti kesehatan dan Polres Gresik. “Apabila ada yang melebihi 37 derajat langsung dilarikan ke rumah sakit untuk mendapatkan pemeriksaan lebih lanjut,” jelasnya.
Sementara itu, penumpang Muhammad Fajar mengaku,baru datang dari Madura. “Dari terminal Bungurasih terus mau ke PPS, kaget juga datang langsung di cek, tapi saya sudah bawa rujukan kesehatan dari rumah sakit. Jadi aman,” ungkap Fajar. (jar/han)
Editor : Administrator