KEBOMAS-Kementrian Kesehatan (Kemenkes) Republik Indonesia mengirimkan tiga dokter internsip di Gresik. Dokter yang merupakan bagian dari Program Internsip Dokter Indonesia (PIDI) itu datang dari berbagai daerah di Indonesia dan mengabdi selama setahun di wilayah Gresik Utara dan Selatan.
PLT Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Gresik dr Endang Puspitowati, Sp.THT – KL mengatakan, 36 dokter internsip tersebut mengabdi selama setahun sebagai syarat kementrian. Masa pengabdianyapun juga dibagi menjadi dua, 18 dokter di RS Petrokimia Driyorejo selama delapan bulan. Dilanjutkan empat bulan mengabdi di puskesmas Driyorejo selama empat bulan.Sisanya, sebanyak 18 dokter mengabdi di wilayah Gresik utara. Diantaranya, 18 dokter bertugas di RS Fatma Medika selama 8 bulan. Empat bulan mengabdi di Puskesmas Panceng. “Keberadaan dokter internsip ini akan membantu pelayanan pasien di kedua wilayah tersebut,” jelas Endang. Dalam proses mengabdi tersebut, dokter harus mencapai target dalam mengawal kesehatan masyarakat sesuai penetapan kementrian.Proses pendidikan profesi dokter harus terus dimantapkan. “Mereka lulusan baru. kompetensi yang diperoleh selama pendidikan bisa diterapkan,” katanya.
Salah satu peserta, Zianudin mengatakan para peserta PIDI akan dipantau dan akan mendapatkan evaluasi ketat. “Pengabdian kami sudah sesuai peraturan,” kata dokter lulusan Universitas Muhammadiyah Malang itu. Dokter asal Bawean itu selama setahun mendatang akan bertugas di wilayah Gresik utara. Yakni, delapan bulan di RS Fatma Medika dan empat bulan di Puskesmas Panceng. (jar/han)
Editor : Administrator