Dinas Pekerjaan Umum (DPU) Kabupaten Gresik akhirnya membuka tikungan Sentolang dari arah Jalan Kapten Dulasim menuju Jalan Veteran. Ini setelah banyak protes dari kalangan DPRD. Wakil rakyat beberapa kali mendesak PU untuk membuka tikungan itu karena seringnya terjadi kecelakaan di lokasi tersebut.
Kepala DPU Kabupaten Gresik Gunawan Setiaji mengatakan dibukanya kembali tikungan Sentolang karena memang sudah tidak ada material di lokasi. Selain itu perbaikan jaringan listrik juga sudah selesai dilakukan. “Iya sudah mulai dibuka khusus untuk sepeda motor,” ujarnya, kemarin.
Menurut dia, nanti saat pemasangan plat baja landmark kemungkinan besar tikungan akan kembali ditutup. Sebab, proses pemasangannya tetap membutuhkan lahan tikungan. “Nanti akan kami lakukan penutupan lagi,” ungkap dia.
Dikatakan, saat ini plat baja untuk landmark masih dalam proses percetakan di pabrik. Pihaknya tidak mengetahui pasti kapan proses cetak baja untuk landmark Keris Kanjeng Sepuh Sidayu selesai digarap. “Informasi yang kami terima saat ini masih dalam proses cetak,” imbuh dia.
Sebelumnya, sejumlah anggota DPRD Kabupaten Gresik mendesak agar PU membuka tikungan Sentolang. Sebab, pasca penutupan banyak kecelakaan yang terjadi dilokasi tersebut. “Kami berulangkali mendesak agar segera dibuka agar bisa dilewati sepeda motor,” ujar anggota Komisi III DPRD Gresik Markasim Halim Widianto.
Hal senada juga disampaikan anggota DPRD Gresik Syaichu Busyiri. Menurut dia, pihaknya sering mendapat dari masyarakat terkait penutupan tikungan Sentolang. Sebab, hal itu sangat membahayakan pengendara. “Kami meminta PU agar segera membuka tikungan tersebut,” imbuhnya. (rof/jee)
Editor : Administrator