Ekonomi Gresik Hobi & Lifestyle Jatim Mancanegara Nasional Olahraga Person of The Year Selebriti Sidoarjo Surabaya Tekno & Oto Wisata & Kuliner

Warga Alas Timur Temukan Kepiting Jumbo

Administrator • Jumat, 6 April 2018 | 20:01 WIB
Warga Alas Timur Temukan Kepiting Jumbo
Warga Alas Timur Temukan Kepiting Jumbo

Sangkapura – Nampaknya hasil laut khas Bawean akan bertambah. Bila sebelumnya yang diandalkan udang lobster dan ikan kerapu. Kini Bawean bisa menjadi pesaing Kalimantan sebagai produsen kepiting. Hal ini menyusul ditemukan banyak kepiting yang bersarang di Bawean.


Kepiting adalah sejenis hewan laut yang banyak dikonsumsi warga, memiliki ukuran biasa atau normal. Penemuan salah satu warga di Alas Timur, desa Daun, Sangkapura telah menemukan kepiting Sangkapura – Nampaknya hasil laut khas Bawean akan bertambah. Bila sebelumnya yang diandalkan udang lobster dan ikan kerapu. Kini Bawean bisa menjadi pesaing Kalimantan sebagai produsen kepiting. Hal ini menyusul ditemukan banyak kepiting yang bersarang di Bawean.


Kepiting adalah sejenis hewan laut yang banyak dikonsumsi warga, memiliki ukuran biasa atau normal. Penemuan salah satu warga di Alas Timur, desa Daun, Sangkapura telah menemukan kepiting ukuran besar, setelah ditimbang sampai 1 kg.


Dhaif mengatakan kepiting raksasa raksasa ini membuat penemukanya enggan mengkonsumsi atau makan. Alasannya ukurannya terlalu besar. 


Sehingga, menurut Dhaif, kepiting ukuran raksasa dibawa ke Gresik, kemudian dimasak bersama-sama. "Dagingnya lebih banyak dan rasanya lebih nikmat dibanding kepiting ukuran biasaa,"paparnya.


Mustakim yang menemukan kepiting tersebut menyatakan tidak bergairah untuk makan. Alasanya ukuran kepiting terlalu besar. "Rasanya sepertinya menakutkan untuk mengkonsumsinya,"terangnya. (bst/rtn) 


 


 ukuran besar, setelah ditimbang sampai 1 kg.


Dhaif mengatakan kepiting raksasa raksasa ini membuat penemukanya enggan mengkonsumsi atau makan. Alasannya ukurannya terlalu besar. 


Sehingga, menurut Dhaif, kepiting ukuran raksasa dibawa ke Gresik, kemudian dimasak bersama-sama. "Dagingnya lebih banyak dan rasanya lebih nikmat dibanding kepiting ukuran biasaa,"paparnya.


Mustakim yang menemukan kepiting tersebut menyatakan tidak bergairah untuk makan. Alasanya ukuran kepiting terlalu besar. "Rasanya sepertinya menakutkan untuk mengkonsumsinya,"terangnya. (bst/rtn) 


 



 

Editor : Administrator