MENGANTI - Wakil Ketua DPRD Gresik Nurqolib kembali terlibat kecelakaan. Setelah mobil dinas Altis W 5 AP ringsek tabrakan, kini terlibat serempetan dengan pengemudi mobil di Menganti.
Dalam kecelakaan ini, mobil Honda Jazz yang dikemudikan Nurqolib menyerempet Suzuki Swif nopol P 1022 M yang disopiri Fredi Sumarsono. Yang menarik, Nurqolib yang merasa bersalah berusaha damai. Namun anggota Fraksi PPP DPR RI, Iskandar D Saikhu emosi dan melabrak Frendi Sumarsono.
Kepada wartawan, Fredi yang kebetulan baru saja mengunjungi saudaranya di wilayah Pakal Surabaya menjelaskan, kecelakaan ini bermula saat Honda Jazz yang disopiri Nur Gholib berjalan kencang arah Stadion Bung Tomo menuju Benowo.
Pada saat di dekat Mapolsek Pakal, kendaraan milik wakil rakyat tersebut mengambil haluan terlalu ketengah. Akibatnya, mobil menyerempet spion mobilnya hingga pecah. “Setelah nyerempet, ternyata dia (Nur Gholib,red) tidak berhenti. Justru malah melaju seperti orang tidak bersalah. Akhirnya saya kejar,” ujar Fredi.
Melihat tidak ada itikad baik, Fredi memutuskan untuk mengejar iring-iringan kendaraan yang menuju ke wilayah Menganti tersebut. Tujuannya pengemudi kendaraan bertanggungjawab dan meminta maaf atas kejadian yang terjadi.
“Saya potong dan berhentikan laju iring-iringan kendaraan tersebut. Sampai di tepi jalan saya hanya meminta agar pengemudi Honda Jazz untuk melihat kondisi mobil yang telah diserempet,” tuturnya.
Ditambahkan, dalam iring-iringan tersebut setidaknya ada 3 mobil. Yakni Kendaraan Honda Jazz warna Putih berada di didepan, disusul dua kendaraan lain merk Toyota Kijang Innova warna hitam.
“Namun, penumpang kendaraan kedua rupanya tidak terima perjalanannya saya hentikan dan marah-marah. Akhirnya saya meminta anak saya untuk mengambil video proses percekcokan tersebut,” paparnya.
Dari video yang beredar diketahui orang yang tidak terima iring-iringan kendaraannya dihentikan adalah Anggota DPR RI Dapil Gresik asal F-PPP, Iskandar Syaikhu.
Dikonfirmasi hal ini, Staf Ahli F-PPP DPR RI, Saiful Ulum mengaku, persoalan serempetan spion yang melibatkan kader PPP sudah diselesaikan dengan baik. Kedua belah pihak sepakat untuk menyelesaikan persoalan ini secara kekeluargaan.
“Pak Iskandar dalam video tersebut adalah pihak yang menjadi mediator karena beliau tidak berada dalam satu mobil. Namun persoalan ini sudah selesai, jadi tidak ada yang perlu dibesar-besarkan,” tuturnya.
Senada, Sekretaris DPC PPP Gresik, Khoirul Huda membenarkan hal tersebut. Kata Huda persoalan ini sudah selesai dan tidak sampai bergulir ke kepolisian. “Pak Nur Gholib cerita kepada saya semuanya sudah beres,” katanya saat ditemui di ruang fraksi PPP.
Namun Fredi menyatakan, tidak ada itikad baik dari pengemudi maupun orang yang melabraknya untuk menyelesaikan persoalan ini. "Saya prihatin saja, ada wakil rakyat kok begitu arogan. Sudah tahu salah, minta maaf tidak malah emosi dan meninggalkan kami begitu saja," ujar Fredi.
Sementara itu, Wakil Ketua DPRD Gresik, Nur Gholib belum bisa dikonfirmasi terkait hal ini. Saat didatangi ke kantornya dia tidak ada di tempat. Begitu juga saat dihubungi melalui telepon selulernya juga tidak aktif. (fir/ris)
Editor : Administrator