Buah merah ini juga disebut sebagai buah surga. Buah ini memiliki rasa yang berbeda dengan buah-buahan. Terasa lebih lezat dan gurih.
Abdul Basith/Wartawan Radar Bawean
Buah merah termasuk jenis buah-buahan sampai sekarang belum ditemukan spesies tumbuhannya. Keistimewaannya, pohon buah merah hanya tumbuh dan berbuah di Pulau Bawean. Ironisnya buah ini tidak bernilain ekonomis atau kurang laku dijual ke pasar, sehingga warga Pulau Bawean merasa enggan untuk merawat atau menanamnya.
Sampai sekarang buah merah tidak memiliki nama, jenisnya berbeda dengan buah merah asal Papua. Almarhum Basofi Sudirman sebagai mantan Gubernur Jawa Timur ketika kunjungan kerja ke Pulau Bawean merasa tertarik untuk menikmati rasa buah merah. Setelah merasakan kenikmatan dan kelezatannya, Basofi spontan memberi nama buah surga asal Pulau Bawean.
Abdul Rozaq warga Tambak, mengatakan buah merah di Pulau Bawean sudah mulai langka. Banyak warga enggan memelihara pohonnya. "Dahulu pohon buah merah banyak tumbuh disetiap kampung, sekarang tinggal hitungan jari saja,"katanya.
Menurutnya, perlu perhatian khusus dari pemerintah daerah, agar buah merah (buah surga) yang hanya tumbuh di Pulau Bawean tetap dilestarikan serta dikembangkan sehingga memiliki nilai jual dan berharga. Dinas Pertanian Gresik pernah mengambil bibit tanaman buah merah asal Pulau Bawean, ternyata pohonnya sampai sekarang belum berbuah. "Perlu adanya penelitian khusus agar pohon buah merah memiliki nama, serta diketahui khasiat yang dikandungnya,"paparnya.
Menurutnya rasa buah merah terasa lezat dan gurih. Berbeda dengan buah-buahan lainnya. “Terasa sangat nikmat bila di juz,"jawabnya.
Perlu diketahui, musim buah merah di Pulau Bawean mulai bulan april sampai bulan Agustus. Ciri-ciri buahnya ada semacam duri-duri kecil, setelah memegang langsung oleskan ke rambut langsung hilang durinya. Jenisnya ada dua macam, yaitu buah merah dengan warna merah dan buah merah mantega berwarna putih.
Nur Yasin sebagai warga Sawahmulya, Sangkapura menyatakan dahulu di kampungnya banyak tumbuh pohon buah merah. "Bila musimnya, silahkan mengambil dan memakan sepuasnya tidak dijual alias gratis,"pungkasnya.
Tapi sekarang sudah banyak ditebangi oleh warga, sehubungan buahnya tidak laku dijual ke pasar. Serta adanya mitos bahwa pohonnya sebagai rumah makhluk halus .(*/rtn)
Editor : Administrator