Ekonomi Gresik Hobi & Lifestyle Jatim Mancanegara Nasional Olahraga Person of The Year Selebriti Sidoarjo Surabaya Tekno & Oto Wisata & Kuliner

Cabai Basar di Karnaval Campurejo

Administrator • Senin, 28 Agustus 2017 | 17:21 WIB
Photo
Photo

PANCENG - Karnaval memperingati HUT RI ke-27 di Desa Campurejo, Kecamatan Panceng sarat kritik. Perwakilan RT 08 Desa Campurejo membawa pohon cabai raksasa, Minggu (27/08) siang. Cabai yang menjadi kebutuhan sehari-hari itu memang sangat diperlukan oleh ibu-ibu untuk masakan.


Sekitar pukul 13.00, cabai raksasa yang ada di rumah salah satu warga dikerumuni puluhan orang. Cabai raksasa yang sudah berbuah banyak itu berada dalam pot ukuran satu meter persegi. Pohon setinggi 5 meter itu juga cukup banyak daunnya. Pohon cabai tersebut kemudian diangkat ke jalan dan diarak ke lapangan setempat.


Ummu Kulsum, warga RT 08, menyebutkan, ide membuat cabai raksasa itu muncul dari warga sendiri. Saat ada momen karnaval, warga RT 08 sepakat membuat replika pohon cabai. Ya, tanaman yang menghasilkan rasa pedas ini memang sering membuat masalah di masyarakat. Bukan karena rasanya yang pedas, tapi harganya yang kadang mencekik.


Cabai selama ini juga selalu didapat dari toko atau pasar. Padahal, tanaman ini bisa tumbuh di kawasan Gresik utara yang dekat dengan laut. Untuk itu, warga RT 08 ini ingin masyarakat seluruhnya sadar akan pentingnya cabai tersebut. “Selain penting, kita ingin warga melestarikan lingkungan dengan menanam cabai sendiri. Tidak susah dapat bibitnya,” tutur Ummu Kulsum.


Wanita yang sudah puluhan tinggal di Desa Campurejo, Kecamatan Panceng ini juga memiliki harapan lain. Yakni, pemerintah tidak menjadi pemadam kebakaran terkait dengan keberadaan cabai. Sebelum ada kelangkaan dan harganya naik, pemerintah semestinya siap-siap.


Kepala Desa Campurejo, Aminuddin Aziz mengungkapkan, acara karnaval memang digelar untuk ikut merayakan hari kemerdekaan. Kritik dan masukan dari warga tidak ada masalah selama disampaikan dengan bijaksana. “Pemerintah pasti mempertimbangkan setiap saran yang diberikan warga masyarakat,” komentar dia.


Selain ada replika pohon cabai raksasa, karnaval juga menyoal anak-anak dan dunia pendidikan. Kemudian ada yang membawakan tema keamanan dan ketertiban. Acara tahunan ini pun berlangsung cukup meriah meski rute yang dilalui tidak panjang. (bro/ris)



 

Editor : Administrator
#gresik