KOTA –
Social Enterpreneurship dr Gamal Albinsaid masyarakat Gresik untuk membuat gerakan sosial yang bisa membantu memenuhi kebutuhan kesehatan masyarakat. Salah satunya, program asuransi kesehatan dibayar pakai sampah miliknya.
“Karena kebutuhan untuk kesehatan itu, setidaknya 2,1 persen dari penghasilan harus disihkan mulai saat kita masih sehat,” jelasnya saat mengisi kegiatan care and share pada kegiatan Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) Gresik, kemarin.
Menurut dia, program seperti ini bisa dilakukan dikelompok manapun, termasuk di sekolah. Caranya yakni denga meminta siswa mengumpulkan samppah. Kemudian, hasil pengelolaan dan penjualan sampah digunakan untuk membayar asuransi kesehatan. “Jadi selain membuat siswa bisa mengakses pelayanan kesehatan, juga membantu menjaga kebersihan lingkungan,” lanjut dia.
Lilik Isnawati, salah satu yang tertarik dengan kegiatan di bidang kewirausahaan sosial. Menurutnya, tempat tinggalnya di Desa Giri bisa menjadi salah satu lokasi tepat. Guru SD Muhammadiyah 1 Gresik ini mengaku, ingin memberdayakan masyarakat agar bisa membayar iuran kesehatan dari penjualan sampah. “Sedang merintis dan memberdayakan untuk masyarakat agar aktif dalam usaha sosial,” terangnya.
Sementara itu, Ketua PCM Gresik Muhtar Buchori menuturkan, motivator seperti dokter Gamal ini sangat memberi manfaat bagi masyarakat. Khususnya bagi pendidik agar termotivasi untuk memiliki inovasi di bidang yang mereka kuasai. “Kami berharap semakin banyak masyarakat yang peduli terhadap aktifitas sosial,” imbuhnya. (est/rof)
Editor : Administrator