RADAR SURABAYA – Pekan Raya Jatim (PRJ) Surabaya 2026 menargetkan transaksi Rp 50 miliar selama 11 hari penyelenggaraan.
Pameran yang menghadirkan sekitar 600 brand dan lebih dari 350 stan tersebut digelar di Grand City Surabaya pada 8–18 Oktober 2026.
Mengusung konsep one stop entertainment, Pekan Raya Jatim 2026 memadukan promosi produk, hiburan, dan aktivitas belanja dalam satu lokasi.
Ajang ini juga memberikan kesempatan bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) untuk memperluas jangkauan pemasaran.
Pameran yang diselenggarakan PT JIEXPO bersama PT Hardayawidya Graha tersebut menjadi bagian dari perayaan Hari Jadi ke-81 Provinsi Jawa Timur dan ulang tahun ke-16 Grand City Surabaya.
Memasuki tahun keempat penyelenggaraan, PRJ Surabaya diharapkan mampu mendorong aktivitas ekonomi daerah melalui keterlibatan pelaku usaha dari berbagai sektor.
Pekan Raya Jatim Bidik 270 Ribu Pengunjung
Wakil Gubernur Jawa Timur Emil Elestianto Dardak menyambut positif penyelenggaraan Pekan Raya Jatim 2026.
Baca Juga: BCA Dorong Link and Match Pendidikan dan Dunia Kerja, Mahasiswa Perlu Dibekali Pengalaman Praktis
Menurut dia, Jawa Timur memiliki potensi besar untuk mengembangkan pameran yang menggabungkan kegiatan perdagangan dan hiburan.
Emil menilai, posisi Jawa Timur sebagai salah satu kekuatan ekonomi nasional menjadi modal penting untuk mendukung keberhasilan ajang tersebut.
"Konsep seperti ini tidak hanya survive di Jakarta. Jawa Timur sebagai second largest economy, dengan perputaran ekonomi setahun itu bisa sampai Rp 3.700 triliun, tentu punya peluang konsep ini sukses," katanya saat membuka PRJ Surabaya, Jumat (9/10).
Emil berharap penyelenggaraan PRJ Surabaya dapat berkembang lebih besar pada tahun-tahun mendatang.
Pengembangan dapat dilakukan melalui perluasan lokasi dan peningkatan jumlah peserta agar dampak ekonomi yang dihasilkan semakin luas.
Menurut dia, keterbatasan tempat menjadi salah satu hal yang perlu diperhatikan untuk pengembangan pameran pada masa mendatang.
Sementara itu, Direktur Pemasaran PT JIEXPO Ralph Scheunemann menyampaikan, penyelenggara menargetkan transaksi Rp 50 miliar dan jumlah pengunjung mencapai 270 ribu orang selama 11 hari pelaksanaan.
Baca Juga: Persebaya Curi Tiga Poin dari Isenmulang Kalteng FC, Penalti Alex Martins Jadi Penentu
Target tersebut didukung partisipasi sekitar 600 brand dari berbagai sektor usaha.
Sebanyak 30 Persen Stan Diisi Pelaku UMKM
Pekan Raya Jatim 2026 juga memberikan ruang bagi pelaku UMKM untuk memperkenalkan produk kepada masyarakat luas.
Dari keseluruhan stan yang tersedia, sebanyak 30 persen diisi pelaku UMKM, sedangkan 70 persen lainnya berasal dari sektor swasta.
Keterlibatan UMKM diharapkan dapat membuka peluang pemasaran yang lebih luas.
Melalui pameran, pelaku usaha dapat memperkenalkan keunggulan produk, berinteraksi langsung dengan calon konsumen, serta membangun jaringan bisnis.
"PRJ Surabaya 2026 turut mengakomodasi pelaku UMKM untuk berpartisipasi dan mengambil bagian dalam ajang promosi, hiburan, dan belanja ini.
Kehadiran para pelaku UMKM diharapkan dapat membuka peluang yang lebih luas untuk memperkenalkan produk sekaligus mendorong perputaran roda perekonomian di daerah Jawa Timur," ujar Ralph.
Selain menjadi sarana promosi bagi UMKM, PRJ Surabaya juga memberikan kesempatan kepada perusahaan nasional dan internasional untuk memperkenalkan produk serta teknologi terbaru.
Haier Indonesia Perkenalkan Teknologi Smart Living
Salah satu peserta yang turut meramaikan Pekan Raya Jatim 2026 adalah Haier Indonesia.
Perusahaan elektronik rumah tangga tersebut untuk pertama kalinya berpartisipasi secara resmi dalam PRJ Surabaya atau Jatim Fair.
Direktur Pemasaran Haier untuk Asia Tenggara Wang Huizheng mengatakan, keikutsertaan tersebut menjadi kesempatan bagi perusahaan untuk lebih dekat dengan konsumen di Surabaya dan berbagai daerah di Jawa Timur.
Menurut Wang, pameran menjadi sarana untuk memperkenalkan produk sekaligus memberikan pengalaman langsung kepada konsumen mengenai manfaat teknologi dalam kehidupan sehari-hari.
"Kami sangat antusias dapat menyapa masyarakat Surabaya dan Jawa Timur secara langsung untuk pertama kalinya melalui ajang PRJ Surabaya 2026.
Baca Juga: DPRD Jatim Dorong Penguatan Pengawasan Pertambangan
Kehadiran perdana Haier di pameran ini bukan sekadar ajang untuk memperkenalkan jajaran produk unggulan,
melainkan sebuah kesempatan untuk memberikan pengalaman nyata bagi konsumen dalam merasakan langsung bagaimana teknologi smart living dapat membuat kehidupan sehari-hari menjadi lebih praktis, nyaman, dan berkualitas," ujarnya.
Dalam pameran tersebut, Haier Indonesia membawa beragam produk elektronik rumah tangga berteknologi tinggi.
Produk-produk itu diperkenalkan sebagai bagian dari solusi hunian modern yang mengutamakan kenyamanan dan kemudahan aktivitas sehari-hari.
Kehadiran ratusan brand dari berbagai sektor membuat Pekan Raya Jatim 2026 tidak hanya menjadi destinasi belanja masyarakat, tetapi juga wadah promosi produk, pengembangan usaha, dan interaksi antara pelaku bisnis dengan konsumen.
Dengan target transaksi Rp 50 miliar dan kunjungan 270 ribu orang, PRJ Surabaya diharapkan memberikan kontribusi terhadap perputaran ekonomi Jawa Timur, khususnya melalui peningkatan aktivitas perdagangan dan pemasaran produk UMKM.(sam)
Editor : Rahmat Adhy Kurniawan