Perkuat Inklusi Digital, Rekening Emas BRImo Tumbuh Signifikan Usai Peluncuran Open Bundling Emas

M Firman Syah • Dipublikasikan Senin, 5 Oktober 2026 | 09:40 WIB
Sepanjang Januari–Agustus 2026, BRI mencatat pertumbuhan signifikan pada transaksi produk emas dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.
Sepanjang Januari–Agustus 2026, BRI mencatat pertumbuhan signifikan pada transaksi produk emas dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.

Jakarta – PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk atau BRI terus memperluas akses masyarakat terhadap layanan keuangan digital melalui berbagai inovasi di BRImo. Salah satunya melalui Open Bundling Emas, fitur yang memudahkan nasabah membuka Rekening Emas secara langsung dalam alur transaksi.

Hingga September 2026, jumlah Rekening Emas BRI mencapai 3.046.699 rekening aktif, atau tumbuh 1.004% dibandingkan September 2025 yang tercatat sekitar 276 ribu rekening.

Pertumbuhan tersebut menunjukkan semakin luasnya pemanfaatan layanan investasi emas digital sekaligus meningkatnya minat masyarakat terhadap instrumen investasi yang dapat diakses secara praktis melalui layanan perbankan digital.

Open Bundling Emas terintegrasi dalam alur transfer di BRImo melalui pilihan (toggle). Dengan fitur tersebut, nasabah dapat membuka Rekening Emas tanpa harus keluar dari proses transaksi yang sedang dilakukan.

Selain Open Bundling Emas, BRImo menghadirkan berbagai fitur emas yang terintegrasi dalam satu ekosistem digital. Melalui Tabungan Emas, nasabah dapat membeli emas mulai dari Rp10.000 atau 0,1 gram dengan harga real-time.

BRImo juga menyediakan Cicil Emas dengan minimum pembelian 0,5 gram, uang muka mulai 15%, serta pilihan tenor 3–36 bulan. Sementara melalui Transfer Emas, nasabah dapat mengirim emas antar-rekening mulai dari 0,01 gram secara real-time dan bebas biaya.

Rangkaian fitur tersebut memberikan pilihan bagi nasabah untuk membeli, menabung, mencicil, hingga mentransfer emas dalam satu aplikasi.

Direktur Information Technology BRI Saladin Dharma Nugraha Effendi mengatakan, pertumbuhan Rekening Emas yang signifikan setelah peluncuran Open Bundling Emas menunjukkan bahwa kemudahan akses menjadi salah satu faktor penting bagi nasabah dalam memanfaatkan layanan investasi digital.

“Transformasi digital bukan hanya tentang menghadirkan fitur baru, tetapi bagaimana teknologi dapat menyederhanakan akses nasabah terhadap berbagai kebutuhan finansial. Melalui Open Bundling Emas, kami menghadirkan akses investasi langsung dalam alur transaksi di super app BRImo, sehingga proses pembukaan Rekening Emas dapat berlangsung secara lebih praktis dan terintegrasi,” ujar Saladin.

Pertumbuhan jumlah Rekening Emas juga diikuti dengan peningkatan aktivitas transaksi. Sepanjang Januari–Agustus 2026, BRI mencatat pertumbuhan signifikan pada transaksi produk emas dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.

Total volume penjualan produk emas BRI mencapai Rp5,13 triliun, atau tumbuh 217,42% YoY. Sementara total frekuensi transaksi mencapai 9,01 juta transaksi, meningkat 658,97% YoY.

Pertumbuhan tersebut terjadi hampir di seluruh lini fitur emas BRI. Fitur Beli Emas mencatat volume Rp757,42 miliar, tumbuh 586,39%, dengan frekuensi mencapai 6,09 juta transaksi atau meningkat 3.011,01%.

Sementara itu, Top Up Emas mencatat nilai transaksi sebesar Rp2,23 triliun dengan 1,67 juta transaksi. Adapun transaksi Jual Emas mencapai Rp1,82 triliun dari 885.292 transaksi.

Akselerasi juga terlihat pada layanan cicilan. Pengajuan Cicil Emas tumbuh hingga 1.530,67%. Di sisi lain, fitur Cetak Emas mencatat pertumbuhan volume sebesar 109,09%.

Capaian tersebut menunjukkan semakin kuatnya adopsi masyarakat terhadap layanan investasi emas digital BRI. Kehadiran berbagai pilihan transaksi dalam satu platform juga memberikan fleksibilitas bagi nasabah dalam menyesuaikan aktivitas investasi dengan kebutuhan dan kemampuan finansial masing-masing.

Saladin menambahkan bahwa kemudahan akses menjadi bagian dari strategi BRI untuk menjadikan investasi emas semakin relevan dengan keseharian nasabah.

“Bagi kami, investasi perlu hadir sedekat mungkin dengan keseharian nasabah dan menjadi bagian dari cara nasabah mengelola keuangan. Karena itu, BRI terus mengembangkan layanan yang relevan dengan gaya hidup dan kebutuhan nasabah, agar investasi dapat dimulai dengan lebih mudah dan dilakukan secara terencana,” pungkas Saladin.

 

Editor : M Firman Syah
BRI BRImo BRILian BRILink