
SEMARANG – Sebuah sepeda mungkin terlihat sederhana. Namun bagi Mahesa ,12,siswa kelas 6 SD Barunawati, Kota Semarang, sepeda menjadi lebih dari sekadar alat transportasi. Sepeda adalah jawaban atas keinginan sederhana untuk bisa berangkat ke sekolah dengan perjalanan yang lebih mudah.
Selama ini, berjalan kaki telah menjadi bagian dari keseharian Mahesa. Setiap hari, ia menyusuri kawasan pesisir yang kerap tergenang air pasang laut atau rob untuk sampai ke sekolah.
Kondisi tersebut tidak menyurutkan semangat Mahesa untuk menuntut ilmu. Sepatu yang digunakannya pun telah sekitar satu tahun menemani aktivitas sekolah dan mulai mengalami kerusakan akibat terus digunakan.
Meski menghadapi keterbatasan, Mahesa tetap dikenal sebagai anak yang ceria dan lincah. Ia antusias mengikuti pembelajaran dan tidak segan bertanya ketika menemukan hal yang belum dipahaminya.
“Keseharian Mahesa tidak jauh dari teman-temannya. Kalau di sekolah, dia kalau jajan hanya dua ribu. Meskipun kecil, anaknya pandai, ceria dan lincah. Dalam mengikuti pembelajaran juga sangat antusias, selalu bertanya kalau tidak tahu,” ujar Guru SD Barunawati Semarang Wagiyem.
Di balik kesehariannya sebagai seorang pelajar, Mahesa menyimpan satu keinginan sederhana: memiliki sepeda sendiri. Dengan sepeda tersebut, ia berharap dapat berangkat ke sekolah tanpa harus berjalan kaki setiap hari.
Keinginan itu akhirnya terwujud melalui dukungan BRI Peduli. Mahesa menerima sebuah sepeda yang kini dapat digunakan untuk menunjang perjalanan hariannya menuju sekolah.
Tidak hanya Mahesa, dukungan BRI Peduli juga diberikan kepada siswa-siswi SD Barunawati dalam bentuk buku, tas, alat tulis, dan sepatu. Sementara para guru dan penjaga sekolah mendapatkan bantuan berupa paket sembako.
Dukungan tersebut mendapat sambutan positif dari pihak sekolah. Bantuan yang diberikan dinilai memberikan manfaat tidak hanya bagi Mahesa, tetapi juga bagi siswa serta tenaga pendidik di lingkungan SD Barunawati.
“Kami atas nama SD Barunawati Semarang menyampaikan terima kasih kepada BRI Peduli, yang telah memberikan semua fasilitas untuk anak-anak, buku, tas dan sepatu, bahkan ada yang dapat sepeda. Selain itu, dari pihak guru juga berterima kasih telah diberikan bantuan paket sembako dari BRI Peduli yang tentunya sangat membantu kami,” ujar Wagiyem.
Bagi Mahesa, menerima sepeda menjadi pengalaman yang tidak terlupakan. Ia mengaku terkejut ketika mengetahui bahwa keinginannya untuk memiliki sepeda akhirnya benar-benar terwujud.
“Kaget banget, tidak menyangka bisa dapat sepeda. Senang sama bangga juga. Alhamdulillah, dari dulu pengen punya sepeda sendiri. Sekarang kalau berangkat sekolah bisa naik sepeda, jadi nggak jalan kaki lagi,” kata Mahesa.
Kini, sepeda tersebut menjadi bagian dari perjalanan Mahesa menuju sekolah. Perjalanan yang sebelumnya ditempuh dengan berjalan kaki perlahan berubah menjadi pengalaman baru yang lebih ringan.
Namun, sepeda bukan satu-satunya mimpi yang ingin diwujudkan Mahesa. Di usianya yang masih 12 tahun, ia telah memiliki cita-cita besar. Ia ingin menjadi pemain sepak bola Timnas Indonesia sekaligus astronot.
“Saya ingin menjadi pemain sepak bola Timnas Indonesia sama astronot Indonesia. Suka main bola, jadi berharap bisa masuk Timnas. Saya juga mau jadi astronot juga, soalnya bisa pergi ke luar angkasa,” tuturnya.
Cita-cita tersebut menjadi motivasi bagi Mahesa untuk terus belajar dan mengembangkan dirinya. Kelak ketika berhasil meraih kesuksesan, ia ingin membalas perjuangan orang tuanya sekaligus memberikan kebanggaan bagi Indonesia.
“Kalau udah besar dan sukses, pengen bikin orang tua bangga dan senang. Terus juga ingin membanggakan negara Indonesia dan bantu orang tua,” ujarnya.
Pada kesempatan terpisah, Corporate Secretary BRI Dhanny mengungkapkan, BRI Peduli selaku payung dari Program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) terus memberikan dukungan bagi masyarakat melalui berbagai kegiatan sosial, termasuk membantu memenuhi kebutuhan pendidikan anak-anak.
Dukungan tersebut menjadi bagian dari upaya BRI untuk turut menemani langkah generasi muda dalam memperoleh akses terhadap kebutuhan pendidikan, tumbuh dengan semangat, serta mengejar cita-cita.
“Semoga bantuan yang diberikan BRI Peduli dapat membantu Mahesa dalam semangatnya untuk terus belajar dan mengejar cita-cita,” ungkap Dhanny.
Editor : M Firman Syah