Kembangkan Grand Cayman, Pakuwon Incar Pembeli Premium dari Indonesia Timur

Moh. Afik • Dipublikasikan Sabtu, 19 September 2026 | 06:09 WIB
Fasilitas Clubhouse: Direktur Pakuwon Group, Minarto Basuki bersama General Manager Marketing Pakuwon Group, Liliani Harsono meninjau fasilitas Clubhouse yang baru saja dilaunching untuk mendongkrak penjualan hunian premium di cluster Grand Cayman, Pakuwon City Surabaya. (Abdullah Munir/Radar Surabaya)
Fasilitas Clubhouse: Direktur Pakuwon Group, Minarto Basuki bersama General Manager Marketing Pakuwon Group, Liliani Harsono meninjau fasilitas Clubhouse yang baru saja dilaunching untuk mendongkrak penjualan hunian premium di cluster Grand Cayman, Pakuwon City Surabaya. (Abdullah Munir/Radar Surabaya)

RADAR SURABAYA — Pakuwon Group terus memperkuat pengembangan hunian premium melalui konsep klaster berskala besar dengan fasilitas yang lebih lengkap. 

Salah satunya diwujudkan melalui Grand Cayman di kawasan Grand Island, Surabaya.

Pasar yang dibidik tidak hanya berasal dari Surabaya dan sekitarnya, tetapi juga kawasan Indonesia Timur.

General Manager Marketing Pakuwon Group Liliani Harsono mengatakan, Grand Island memiliki total area 150 hektare yang dikembangkan dalam beberapa klaster.

Grand Cayman menjadi klaster terbesar dengan luas 27 hektare dan masih dapat diperluas hingga sekitar 35 hektare.

Menurut dia, dari total lahan Grand Cayman tersebut, sekitar 4 hektare dialokasikan untuk fasilitas.

 Area tersebut mencakup clubhouse, taman, sabuk hijau (green belt), jalur joging (jogging track), hingga area untuk aktivitas olahraga dan rekreasi keluarga.

"Grand Cayman ini yang paling besar di antara beberapa klaster yang ada di Grand Island dan fasilitasnya paling lengkap," ujar Liliani saat pembukaan clubhouse Grand Cayman, Jumat (18/9).

Grand Cayman disiapkan untuk membidik segmen premium. Pakuwon Group menawarkan setiap unit rumah dengan harga mulai Rp4 miliar hingga Rp16 miliar.

Baca Juga: Chelsea Kurang Komitmen, Kecerdasan, dan Energi, Kalah 0-3 dari Brentford

Saat ini, sebanyak 150 unit telah ditawarkan dan 70 unit di antaranya sudah terjual. Beberapa unit juga telah diserahterimakan dan dihuni pemiliknya.

Menariknya, pembeli rumah premium di Grand Cayman tidak hanya berasal dari Surabaya dan sekitarnya.

Pembeli dari kawasan Indonesia Timur juga cukup banyak, antara lain dari Balikpapan, Samarinda, Banjarmasin, hingga Manokwari.

Mereka umumnya mencari hunian dengan lahan dan bangunan yang cukup besar.

"Konsumen dari Indonesia Timur menjadi salah satu segmen penting bagi penjualan rumah di Grand Cayman Pakuwon City. Bahkan bisa mencapai 40 persen.

Mereka ingin mencari hunian yang besar-besar seperti di daerah asalnya," tambah Liliani.

Selain itu, Pakuwon Group juga diuntungkan oleh banyaknya pembeli yang melakukan pembelian berulang atau repeat buyer.

Di perumahan mewah tersebut, sekitar 50 persen pembeli merupakan pembeli berulang. Mereka umumnya membeli rumah untuk anak-anak atau keluarga mereka.

Sementara itu, Direktur Pakuwon Group Minarto Basuki menambahkan, pihaknya optimistis klaster Grand Cayman akan sukses sebagaimana klaster-klaster lainnya.

Baca Juga: IMI Surabaya Gaspol! Siapkan Atlet Otomotif Hadapi Porprov 2027

Dia yakin, lahan seluas 27 hektare yang disiapkan dapat habis dalam kurun waktu empat tahun.

"Kami optimistis dengan catatan kondisi pasar tetap kondusif. Apalagi, klaster Grand Cayman memiliki fasilitas yang cukup lengkap, termasuk clubhouse," ujarnya.

Terkait clubhouse, Minarto mengatakan fasilitas tersebut dibangun dengan pendekatan seperti klub pantai (beach club),

dilengkapi area kolam renang dan ruang aktivitas luar ruangan. Salah satu fasilitasnya adalah area yoga luar ruangan.

Pakuwon juga berencana menggelar berbagai kegiatan seperti yoga saat matahari terbenam (sunset yoga) dan kelas pilates sebagai bagian dari aktivitas penghuni.

"Fasilitas clubhouse ini bisa dimanfaatkan penghuni Grand Cayman. Namun, untuk saat ini, karena penghuninya masih belum banyak, acara-acara pemasaran bisa kita bikin," katanya.

Bagi Pakuwon Group, pengembangan rumah tapak akan terus dilakukan ke depan.

Pengembangan akan dilanjutkan melalui klaster-klaster baru setelah Grand Cayman, sehingga penjualan rumah tapak menjadi bisnis yang berkelanjutan di kawasan tersebut. (fix)

 

 

Editor : Rahmat Adhy Kurniawan
Grand Cayman Hunian Premium pakuwon group properti Surabaya indonesia timur