IndoBuildTech Surabaya 2026 Bidik Penguatan Pasar dan Koneksi Bisnis Jawa Timur

Indra Wijayanto • Dipublikasikan Selasa, 15 September 2026 | 20:45 WIB
PERKUAT KONEKTIVITAS INDUSTRI: IndoBuildTech Expo Surabaya 2026 kembali mempertemukan brand, profesional, dan pelaku industri building materials, arsitektur, serta interior dalam satu ekosistem bisnis di Grand City Convex Surabaya.(IST/RADAR SURABAYA)
PERKUAT KONEKTIVITAS INDUSTRI: IndoBuildTech Expo Surabaya 2026 kembali mempertemukan brand, profesional, dan pelaku industri building materials, arsitektur, serta interior dalam satu ekosistem bisnis di Grand City Convex Surabaya.(IST/RADAR SURABAYA)

RADAR SURABAYA – Pasar building materials, arsitektur, dan interior di Jawa Timur kembali mendapat panggung. IndoBuildTech Expo Surabaya 2026 hadir di Grand City Convex Surabaya pada 17–20 September dengan membawa agenda yang lebih dari sekadar pameran produk.

Ajang tersebut menjadi ruang pertemuan antara kebutuhan proyek, inovasi material, serta peluang bisnis. Sejumlah brand dan produsen dari dalam maupun luar negeri hadir untuk menjangkau langsung pasar Jawa Timur yang terus berkembang.

Surabaya dipilih bukan tanpa alasan. Sebagai salah satu pusat bisnis dan pembangunan di kawasan timur Indonesia, Kota Pahlawan memiliki ekosistem industri yang cukup kuat. Mulai arsitek, desainer interior, kontraktor, developer, distributor, retailer, hingga project owner.

Kondisi itu membuat kebutuhan terhadap material, teknologi, serta solusi desain terus bergerak. IndoBuildTech mencoba menangkap peluang tersebut dengan mempertemukan pelaku industri dan pengguna produk dalam satu platform.

Sejumlah brand seperti TACO, Onna, Dekkson, Lamitak, Niro Granite Indonesia, Coway, In-Lite, Frantinco, serta sejumlah brand lainnya turut ambil bagian.

Tidak sekadar memajang produk, para peserta membawa berbagai inovasi dan solusi yang dapat menjadi referensi bagi kebutuhan proyek konstruksi, arsitektur, maupun interior.

Bagi pengunjung profesional, format tersebut memberikan kesempatan untuk melihat langsung perkembangan produk sekaligus berdiskusi dengan brand. Dari eksplorasi material, pencarian solusi, hingga penjajakan kerja sama bisnis.

Dengan demikian, interaksi yang terbangun di arena pameran berpotensi berlanjut menjadi business networking, negosiasi, maupun kolaborasi jangka panjang.

General Manager PT Debindo Global Expo, Alfin Irsal, mengatakan kembalinya IndoBuildTech ke Surabaya merupakan bagian dari upaya memperkuat konektivitas antara pelaku industri dan pasar regional, khususnya Jawa Timur.

“Surabaya memiliki potensi yang kuat sebagai pusat bisnis dan pembangunan. Karena itu, kehadiran pameran menjadi momentum untuk mempertemukan berbagai kebutuhan proyek dengan brand dan solusi industri secara lebih dekat,” ujar Alfin dalam konferensi pers IndoBuildTech Expo Surabaya 2026, Selasa (15/9).

Konferensi pers tersebut digelar bersamaan dengan penyelenggaraan Nusantara Food & Hotel (NFH).

Menurut Alfin, IndoBuildTech Surabaya 2026 juga tidak hanya mengandalkan transaksi dan eksposur produk. Berbagai agenda profesional disiapkan untuk memperluas interaksi antarpelaku industri.

Mulai diskusi, product presentation, workshop, hingga kegiatan yang melibatkan asosiasi dan komunitas industri. “Program tersebut diharapkan dapat memperkaya wawasan pengunjung sekaligus membuka peluang terjadinya kolaborasi dan hubungan bisnis yang berkelanjutan,” katanya.

Di tengah persaingan industri material yang semakin dinamis, TACO kembali memanfaatkan IndoBuildTech sebagai ruang untuk mendekatkan inovasi dengan pasar.

Tahun ini, TACO membawa kelanjutan konsep Prismatic Journey yang sebelumnya diperkenalkan dalam IndoBuildTech Jakarta. Namun, konsep tersebut kembali diinterpretasikan dengan pendekatan yang disesuaikan dengan karakter dan kebutuhan pasar Surabaya.

General Manager Project & Community Development TACO, Andika Tjandra, mengatakan IndoBuildTech menjadi salah satu platform penting bagi perusahaan untuk berinteraksi langsung dengan profesional dan pengambil keputusan.

“IndoBuildTech Expo menjadi salah satu platform penting bagi kami untuk bertemu langsung dengan para profesional, pelaku industri, maupun pengambil keputusan, sekaligus memahami kebutuhan pasar yang terus berkembang,” ujar Andika.

Tak hanya membawa pengalaman desain, TACO juga memperkenalkan sejumlah inovasi produk.

Di antaranya rangkaian produk sealant, hardware dengan finishing dark steel, flooring antibacterial, hingga SPC NEXACORE dengan ketebalan 6 milimeter.

“Kami juga menghadirkan sejumlah inovasi produk terbaru serta ragam solusi material TACO. Selama IndoBuildTech Surabaya 2026, pengunjung juga dapat menikmati penawaran khusus yang hanya tersedia selama pameran berlangsung,” imbuhnya.

Daya tarik IndoBuildTech Surabaya 2026 tidak berhenti pada deretan produk. Ruang kreativitas juga mendapat porsi melalui kehadiran Archi-Lab Indonesia.

Platform interaktif tersebut mempertemukan arsitek, desainer, dan pelaku industri kreatif. Pengunjung dapat melihat karya, bertukar gagasan, sekaligus mengeksplorasi pendekatan baru dalam desain.

Interaksi tersebut memperlihatkan bagaimana gagasan kreatif tidak berdiri sendiri. Ide desain pada akhirnya harus dapat diterjemahkan menjadi solusi yang relevan dengan kebutuhan industri, konstruksi, properti, dan interior.

Konsep serupa juga hadir melalui IndoBuildTech Concept Exhibition (INCEPTION). Sejumlah biro arsitektur menghadirkan karya instalasi sebagai bentuk eksplorasi hubungan antara kreativitas arsitektur, desain, dan perkembangan sektor konstruksi.

Karya dua maupun tiga dimensi yang ditampilkan memberikan perspektif berbeda mengenai bagaimana sebuah gagasan dapat diterjemahkan menjadi pengalaman visual dan ruang.

Pada akhirnya, IndoBuildTech Surabaya 2026 tidak sekadar menjadi etalase material dan produk. Lebih jauh, pameran ini menjadi ruang bertemunya kebutuhan pasar dengan inovasi.

Bagi industri building materials, arsitektur, dan interior, konektivitas tersebut menjadi modal penting untuk membaca arah pasar sekaligus membuka peluang baru.

Dengan mempertemukan brand, profesional, produsen, dan pemangku kepentingan dalam satu ekosistem, IndoBuildTech Expo Surabaya 2026 diharapkan mampu memperkuat jaringan industri sekaligus mendorong pertumbuhan bisnis di Jawa Timur secara berkelanjutan. (ind/gun)

 

Editor : Guntur Irianto
Sumber : radar surabaya
Grand City Surabaya Expo 2026 IndoBuildTech 2025 pameran