59.990 SR Jargas Surabaya-Gresik, PGN Gencarkan Edukasi Gas Bumi

Lainin Nadziroh • Dipublikasikan Senin, 14 September 2026 | 17:35 WIB
Arief Nurrachman selaku Area Head PGN SOR III Surabaya (kiri) memberikan 
penjelasan terkait pemanfaatan gas bumi yang aman, efisien, dan ramah lingkungan 
dalam acara City Gas Tour 2026 di Kota Lama Surabaya.(Humas)
 Area Head PGN SOR III Surabaya, Arief Nur rachman (kiri), memberikan penjelasan terkait pemanfaatan gas bumi yang aman, efisien, dan ramah lingkungan dalam acara City Gas Tour 2026 di Kota Lama Surabaya.(Abdullah Munir/Radar Surabaya)

RADAR SURABAYA – PT Perusahaan Gas Negara (Persero) Tbk (PGN) terus memperluas pemanfaatan gas bumi melalui pembangunan jaringan gas bumi (jargas) sekaligus memperkuat edukasi kepada masyarakat.

 Di Surabaya dan Gresik, pengembangan jargas ditargetkan mampu melayani sekitar 59.990 sambungan rumah (SR) pada periode 2025–2026.

Upaya tersebut diperkuat melalui pelaksanaan City Gas Tour 2026 di Kota Lama Surabaya, Sabtu (12/9).

Kegiatan ini menjadi sarana PGN untuk mengenalkan manfaat gas bumi kepada masyarakat sekaligus mengedukasi tentang penggunaan energi yang praktis, aman, dan ramah lingkungan.

General Manager PGN Sales and Operation Region (SOR) III Hedi Hedianto mengatakan, City Gas Tour merupakan bagian dari upaya PGN memperkenalkan GasKita kepada masyarakat.

“City Gas Tour adalah ikhtiar kami untuk terus mempromosikan dan mengenalkan GasKita kepada masyarakat.

GasKita merupakan penyaluran gas bumi melalui pipa untuk rumah tangga di perumahan-perumahan dan usaha kecil yang ada di wilayah operasional PGN,” kata Hedi.

Menurut dia, gas bumi dapat menjadi salah satu pilihan energi untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari karena tersedia selama 24 jam.

Baca Juga: Turnamen Bahlil Minisoccer Zona Bojonegoro Resmi Dibuka, Tiga Kabupaten Kirim Wakil ke Semifinal

“Gas bumi adalah energi bersih yang tersedia 24 jam. Energi ini berasal dari bumi Indonesia sendiri, tidak impor, dan mudah-mudahan bisa dimanfaatkan oleh masyarakat Surabaya maupun wilayah lainnya,” ujarnya.

Pengguna Gas Bumi Surabaya dan Gresik Capai 61.000 Pelanggan

Area Head PGN Surabaya Arief Nurrachman mengatakan, edukasi melalui City Gas Tour tidak hanya menyampaikan manfaat gas bumi untuk rumah tangga, tetapi juga untuk sektor komersial, UMKM, dan industri.

Aspek keamanan dan keselamatan penggunaan gas bumi turut menjadi materi edukasi.

Pengunjung antre menukarkan tiket dengan makanan dan minuman di truk City Gas Tour 2026. (PGN)
Pengunjung antre menukarkan tiket dengan makanan dan minuman di truk City Gas Tour 2026. (Abdullah Munir/Radar Surabaya)

PGN juga mengajak masyarakat menjaga infrastruktur gas bumi yang berada di lingkungan sekitar.

Saat ini, jumlah pengguna gas bumi di Kota Surabaya dan Kabupaten Gresik mencapai sekitar 61.000 pelanggan.

Pelanggan tersebut terdiri atas sektor rumah tangga, komersial, dan industri.

PGN terus berkoordinasi dengan Pemerintah Kota Surabaya dan pemangku kepentingan terkait dalam pembangunan jaringan gas bumi.

Sosialisasi juga dilakukan kepada masyarakat di wilayah yang menjadi sasaran pengembangan jargas.

“Kami berharap seluruh masyarakat Kota Surabaya bisa menyambut gembira proses pengembangan jargas dan dapat berlangganan gas PGN.

Mengingat gas bumi merupakan energi bersih, ramah lingkungan, efektif, dan efisien,” ujar Arief.

Baca Juga: Dinkes Surabaya Bantah Kabar RS Penuh Akibat Flu A, Pastikan Pelayanan Tetap Lancar

Untuk tahun ini, pengembangan jargas menyasar sejumlah wilayah di Surabaya. Di antaranya Surabaya Timur, Surabaya Tengah, Surabaya Barat, serta sebagian wilayah Surabaya Utara.

36.000 Formulir Minat Berlangganan

Besarnya minat masyarakat menjadi salah satu indikator tingginya kebutuhan terhadap jaringan gas bumi.

 Hingga Agustus 2026, PGN mencatat telah menerima sekitar 36.000 formulir minat berlangganan atau permintaan pemasangan jaringan gas bumi dari masyarakat.

Bagi warga yang telah menggunakan gas bumi, kepraktisan menjadi salah satu alasan utama memilih energi tersebut.

Sindy Wahyudi, warga Jojoran, Surabaya, mengaku telah menggunakan gas bumi selama sekitar satu tahun.

Dia merasakan manfaat penggunaan gas bumi karena tidak perlu khawatir kehabisan bahan bakar saat memasak.

“Kami merasakan manfaat dari penggunaan gas bumi, lebih murah dan praktis. Kami tidak lagi mengalami kebingungan karena kehabisan gas, terutama kalau malam hari. Selain itu, lebih safety,” kata Sindy.

Pengalaman serupa disampaikan Maria, warga Rungkut Menanggal Harapan, Surabaya. Menurut dia, penggunaan gas bumi memberikan kenyamanan karena praktis dan tidak merepotkan.

“Menggunakan gas bumi sangat nyaman, praktis, aman, dan ekonomis. Yang paling penting, sebagai pengguna kita tidak was-was kehabisan gas, apalagi saat malam hari,” ujarnya.

City Gas Tour Libatkan Ratusan Peserta

City Gas Tour 2026 di Surabaya tidak hanya diisi dengan edukasi gas bumi. PGN menghadirkan sejumlah kegiatan yang melibatkan masyarakat dan komunitas, mulai dari Fun Run, Pound Fit, lomba joget India, hingga bazar makanan.

Salah satu kegiatan yang menarik perhatian adalah Fun Run Night yang diikuti hampir 500 peserta dari berbagai komunitas, termasuk komunitas Mandarin dan Bollywood.

Program City Gas Tour 2026 digelar di empat wilayah di Jawa Timur, yakni Surabaya, Bojonegoro, Sidoarjo, dan Probolinggo.

Sidoarjo dan Probolinggo telah lebih dahulu menjadi lokasi kegiatan. Setelah Surabaya, rangkaian City Gas Tour 2026 dilanjutkan ke Bojonegoro.

Melalui kegiatan tersebut, PGN tidak hanya memperkenalkan pemanfaatan gas bumi dan aspek keselamatannya.

City Gas Tour juga menjadi sarana untuk memperkuat hubungan serta membangun kedekatan PGN dengan masyarakat.

Dengan perluasan jaringan gas bumi dan edukasi yang dilakukan secara berkelanjutan, PGN mendorong semakin banyak masyarakat memanfaatkan gas bumi sebagai energi untuk kebutuhan rumah tangga, usaha, hingga industri.(nin) 

 

 

Editor : Rahmat Adhy Kurniawan
City Gas Tour 2026 Jargas Surabaya gas bumi pgn