Pasar Properti Premium Surabaya Tetap Tumbuh, Pakuwon Bidik Penjualan Rp1,5 Triliun pada 2026

Moh. Afik • Dipublikasikan Kamis, 27 Agustus 2026 | 20:32 WIB
Segmen Premium: Minarto Basuki bersama Liliani Harsono menunjukan beberapa produk Pakuwon Group yang menyasar segmen premium yang masih menunjukan trend membaik ditengah tekanan pasar properti yang masih melambat. (Abdullah Munir/Radar Surabaya)
Segmen Premium: Minarto Basuki bersama Liliani Harsono menunjukan beberapa produk Pakuwon Group yang menyasar segmen premium yang masih menunjukan trend membaik ditengah tekanan pasar properti yang masih melambat. (Abdullah Munir/Radar Surabaya)

RADAR SURABAYA — Pasar properti premium di Surabaya masih menunjukkan ketahanan di tengah perlambatan pertumbuhan ekonomi. 

Hunian dengan harga Rp5 miliar ke atas justru menjadi salah satu segmen yang mencatat transaksi kuat sepanjang semester I 2026.

Kondisi tersebut mendorong Pakuwon Group untuk semakin agresif menawarkan produk hunian premium.

Perusahaan membidik konsumen yang tidak hanya mencari tempat tinggal, tetapi juga mempertimbangkan properti sebagai aset investasi.

General Manager Marketing Pakuwon Group Liliani Harsono mengatakan permintaan terhadap hunian premium terus menunjukkan perkembangan positif.

“Pada semester I 2026, transaksi justru lebih banyak berasal dari produk dengan harga Rp5 miliar ke atas.

 Ini menunjukkan pasar segmen premium masih relatif kuat,” kata Liliani di sela pameran Pakuwon Group–Pakuwon Indah Anniversary di Pakuwon Mall Surabaya, Kamis (27/8).

Baca Juga: Presiden Prabowo Tabuh Beduk, Muktamar Ke-35 NU Resmi Dibuka di Tambakberas Jombang

Pakuwon Andalkan Cluster Belvedere

Untuk memanfaatkan peluang tersebut, Pakuwon Group kembali memasarkan sejumlah produk properti premium dalam pameran yang berlangsung hingga Minggu (30/8).

Salah satu produk yang menjadi unggulan adalah Cluster Belvedere tahap kedua di kawasan Pakuwon Indah, Surabaya Barat.

Cluster Belvedere mengusung konsep hunian modern yang dipadukan dengan lingkungan hijau.

Lokasinya juga menawarkan akses ke berbagai fasilitas yang tersedia di kawasan kota mandiri Pakuwon Indah.

“Cluster Belvedere dihadirkan untuk merespons pertumbuhan permintaan hunian kelas atas yang menawarkan privasi dan gaya hidup dinamis, sekaligus memenuhi kebutuhan end-user yang menginginkan hunian premium dengan nilai investasi tinggi,” ujar Liliani.

Baca Juga: Konsisten Dukung Ekonomi Kerakyatan, Dirut BRI Raih Bakti Koperasi Pradana Nayaka

Respons konsumen terhadap Cluster Belvedere juga dinilai positif. Pada tahap pertama, sebanyak 20 unit yang ditawarkan telah terjual seluruhnya.

Sementara itu, pada tahap kedua tersedia 18 unit. Hingga pameran berlangsung, sebanyak 10 unit masih dipasarkan.

“Harga hunian di Cluster Belvedere tahap kedua dibanderol mulai sekitar Rp11 miliar per unit,” ungkap Liliani.

Pilihan Properti Pakuwon di Surabaya

Selain Cluster Belvedere, Pakuwon Group memiliki sejumlah produk properti di berbagai kawasan Surabaya.

Di Surabaya Barat, perusahaan menawarkan Grand Pakuwon serta apartemen Clayson dan Lancaster Tower yang berada di atas Pakuwon Mall.

Sementara itu, di Surabaya Timur melalui kawasan Pakuwon City, tersedia Cluster Grand Cayman, Ruko Beverly tahap kedua, serta Bella Tower yang berada di atas Pakuwon City Mall.

Untuk kawasan Surabaya Pusat, Pakuwon Group menawarkan One Icon Residence dan Pakuwon Tower.

Target Transaksi Pameran Rp200 Miliar

Dalam pameran Pakuwon Group–Pakuwon Indah Anniversary, perusahaan menargetkan nilai transaksi hingga Rp200 miliar.

Berbagai program promosi disiapkan untuk menarik minat konsumen. Salah satunya fasilitas KPR Bank Mandiri dengan bunga khusus 1,8 persen fixed selama tiga tahun.

Selain itu, konsumen mendapatkan fasilitas gratis biaya KPR dan BPHTB serta pilihan produk dengan harga mulai Rp500 jutaan.

Baca Juga: Konsisten Dukung Ekonomi Kerakyatan, Dirut BRI Raih Bakti Koperasi Pradana Nayaka

Pakuwon Group juga menawarkan skema cicilan mulai Rp2 jutaan, gratis interior siap huni, hingga program gratis PPN maksimal Rp220 juta sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

Konsumen juga berkesempatan mengikuti lucky draw harian dengan hadiah utama berupa logam mulia.

“Pembeli juga mendapatkan kesempatan mengikuti lucky draw harian dengan hadiah utama berupa logam mulia,” kata Liliani.

Pakuwon Targetkan Penjualan Rp1,5 Triliun

Di sisi lain, Direktur Keuangan sekaligus Corporate Secretary PT Pakuwon Jati Tbk, Minarto Basuki, mengatakan kondisi pasar properti pada semester II 2026 masih cenderung datar.

Meski demikian, menurut dia, minat masyarakat untuk kembali berinvestasi di sektor properti mulai terlihat.

PT Pakuwon Jati Tbk menargetkan penjualan properti sebesar Rp1,5 triliun pada 2026 dari berbagai proyek yang dikembangkan di Surabaya dan Jakarta.

Hingga semester I 2026, emiten dengan kode saham PWON tersebut telah membukukan penjualan sebesar Rp565 miliar.

“Kami optimistis target akan tercapai hingga akhir 2026. Meskipun kami akui, semester II secara umum pasar properti masih flat, tetapi terkendali. Orang mulai mau berinvestasi,” ujar Minarto.

Dengan masih kuatnya permintaan hunian premium dan mulai pulihnya minat investasi, Pakuwon Group melihat pasar properti kelas atas tetap memiliki prospek di tengah kondisi ekonomi yang penuh tantangan.(fix) 

Editor : Rahmat Adhy Kurniawan
PT Pakuwon Jati Tbk (PWON) Cluster Belvedere pakuwon group