BRI dan Danantara Perkuat Ekonomi Kerakyatan, UMKM Naik Kelas hingga Pelosok Negeri

M Firman Syah • Dipublikasikan Rabu, 12 Agustus 2026 | 18:16 WIB
Hingga Juni 2026, program Desa BRILiaN telah menjangkau lebih dari 5 ribu desa di seluruh Indonesia.
Hingga Juni 2026, program Desa BRILiaN telah menjangkau lebih dari 5 ribu desa di seluruh Indonesia.

JAKARTA – PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk atau BRI terus memperkuat pemberdayaan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) sebagai bagian dari upaya mendorong pertumbuhan ekonomi nasional yang inklusif dan berkelanjutan. Sebagai bagian dari Danantara Indonesia, BRI mengembangkan ekosistem UMKM melalui kombinasi pembiayaan, pendampingan, penguatan kapasitas, digitalisasi, hingga perluasan akses pasar.

Komitmen tersebut tercermin dari skala pembiayaan UMKM yang terus diperkuat. Hingga akhir Triwulan I 2026, portofolio kredit UMKM BRI mencapai sekitar Rp1.211 triliun, menjadikan BRI sebagai bank dengan portofolio kredit UMKM terbesar di Indonesia.

Capaian tersebut menegaskan konsistensi BRI dalam menjalankan peran sebagai bank yang fokus pada pemberdayaan UMKM. Dukungan tidak berhenti pada penyediaan akses pembiayaan, tetapi diperluas melalui pendampingan agar pelaku usaha mampu meningkatkan produktivitas, memperluas pasar, naik kelas, dan tumbuh secara berkelanjutan.

Penguatan ekonomi kerakyatan tersebut juga dilakukan melalui berbagai program pemberdayaan yang menyasar masyarakat hingga tingkat desa. Hingga Juni 2026, program Desa BRILiaN telah menjangkau lebih dari 5 ribu desa di seluruh Indonesia.

Program tersebut menjadi bagian dari upaya BRI membangun ekosistem ekonomi desa dengan mengoptimalkan potensi lokal sekaligus memperkuat kapasitas masyarakat. Di tingkat komunitas usaha, BRI melalui program KlasterkuHidupku telah mengembangkan lebih dari 43.337 klaster usaha sebagai wadah pengembangan usaha produktif berbasis komunitas.

Transformasi digital turut menjadi instrumen penting dalam memperluas akses UMKM terhadap pasar dan layanan keuangan. Melalui platform LinkUMKM, BRI menghadirkan ruang kolaborasi yang mempertemukan pelaku UMKM dengan pasar, mitra bisnis, serta berbagai layanan keuangan.

Hingga Juni 2026, LinkUMKM telah dimanfaatkan oleh lebih dari 17,3 juta pelaku UMKM. Platform tersebut mendukung pelaku usaha dalam memperluas akses pasar, meningkatkan kapasitas, serta mempercepat pengembangan bisnis agar semakin produktif dan berdaya saing.

Sementara itu, penguatan kapasitas sumber daya manusia pelaku usaha dilakukan melalui 54 Rumah BUMN yang tersebar di berbagai daerah. Melalui fasilitas tersebut, BRI telah menyelenggarakan lebih dari 18 ribu pelatihan, dengan jumlah UMKM terdaftar mencapai 596 ribu.

Rangkaian program tersebut menunjukkan bahwa pemberdayaan UMKM dibangun melalui pendekatan yang terintegrasi. Pembiayaan menjadi salah satu fondasi, sementara pendampingan, peningkatan kapasitas, digitalisasi, akses pasar, dan penguatan jejaring usaha menjadi instrumen untuk memastikan UMKM memiliki kemampuan tumbuh dalam jangka panjang.

Direktur Micro BRI Akhmad Purwakajaya mengatakan bahwa berbagai program pemberdayaan tersebut merupakan wujud komitmen BRI dalam mendukung Danantara dalam menciptakan pertumbuhan yang berkelanjutan dan inklusif.

*"*Di bawah supervisi Danantara Indonesia, BRI terus menjalankan peran strategisnya dalam mengakselerasi perekonomian nasional melalui penyaluran pembiayaan ke sektor-sektor produktif, khususnya UMKM. Kami meyakini bahwa pemberdayaan merupakan kunci agar pelaku usaha tidak hanya memiliki akses terhadap pembiayaan, tetapi juga mampu meningkatkan kapasitas, memperluas pasar, naik kelas, dan memberikan kontribusi yang semakin besar terhadap pertumbuhan ekonomi nasional," ujar Akhmad.

Melalui pendekatan yang mengintegrasikan pembiayaan dan pemberdayaan, BRI terus memperkuat fondasi ekosistem UMKM yang tangguh dan berdaya saing. Model tersebut menempatkan UMKM bukan sekadar sebagai penerima manfaat pembiayaan, tetapi sebagai bagian penting dari rantai pertumbuhan ekonomi nasional.

Langkah ini sekaligus sejalan dengan komitmen Danantara dalam mendorong investasi yang memberikan dampak atau impact investment. Dengan memperkuat kapasitas pelaku usaha di berbagai lapisan masyarakat, nilai tambah yang dihasilkan diharapkan tidak hanya tercermin dalam pertumbuhan ekonomi, tetapi juga memberikan dampak sosial yang lebih luas dan berkelanjutan bagi Indonesia.

Editor : M Firman Syah
BRI BRILian BRILink BBRI