SLEMAN – Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) memiliki peran strategis dalam mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat sekaligus mengoptimalkan potensi ekonomi lokal. Momentum Hari UMKM Nasional yang diperingati setiap 12 Agustus menjadi pengingat pentingnya penguatan sektor tersebut melalui dukungan yang berkelanjutan.
Melalui BRI Peduli sebagai payung Program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL), BRI terus mendukung pelaku UMKM di berbagai wilayah Indonesia. Dukungan dilakukan melalui peningkatan kapasitas, pendampingan usaha, perluasan akses pasar, serta pemenuhan kebutuhan sarana dan prasarana usaha.
Salah satu dukungan tersebut diberikan kepada pelaku UMKM di Desa Brilian Hargobinangun, Kecamatan Pakem, Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta. Desa ini memiliki ekosistem UMKM yang berkembang seiring dengan potensi ekonomi lokal, khususnya sektor pariwisata.
Berada di kawasan dengan potensi wisata, UMKM di Desa Brilian Hargobinangun bergerak di berbagai sektor, mulai dari kuliner khas hingga jasa wisata. Aktivitas para pelaku usaha tersebut turut mendukung kegiatan pariwisata sekaligus memperkuat perekonomian masyarakat desa.
Kepala Desa Hargobinangun Amin Sarjito mengatakan, keberadaan UMKM memiliki peran dalam memperkuat potensi wisata yang dimiliki desa. Menurutnya, berkembangnya UMKM lokal turut memberikan nilai tambah bagi Hargobinangun sebagai salah satu destinasi wisata di wilayah Sleman.
"Desa kami memiliki banyak potensi. Salah satu potensi andalan adalah potensi wisata yang didukung oleh UMKM lokal, mulai dari jasa wisata hingga kuliner khas yang ada di wilayah Kalurahan Hargobinangun. Jadi, UMKM tidak hanya menjadi sumber penghasilan masyarakat, tetapi juga memperkuat daya tarik desa sebagai destinasi wisata," ujar Amin.
Sejalan dengan potensi tersebut, BRI Peduli memberikan dukungan sesuai kebutuhan pelaku usaha, antara lain berupa sarana dan prasarana penunjang kegiatan usaha serta bantuan lapak usaha untuk mendukung aktivitas penjualan UMKM.
Dukungan tersebut juga diperkuat dengan pendampingan langsung melalui Mantri BRI, petugas pemasaran sekaligus pembina kredit mikro yang melayani dan mendampingi pelaku usaha. Pendampingan dilakukan melalui pembinaan, edukasi keuangan, hingga pemantauan perkembangan usaha nasabah.
Manfaat dukungan tersebut salah satunya dirasakan Darmiyati, pelaku usaha Jadah Tempe Mbok Tenggok. Ia mendapatkan pendampingan serta fasilitas penunjang usaha berupa lapak yang memberikan tempat berjualan lebih layak dan nyaman.
Keberadaan lapak tersebut membantu Darmiyati menata produk sekaligus melayani pelanggan dengan lebih baik. Fasilitas tersebut tidak hanya mendukung keberlangsungan usaha, tetapi juga menjadi dorongan bagi Darmiyati untuk terus mengembangkan usahanya dan memperluas manfaat ekonomi bagi lingkungan sekitar.
"Terima kasih dari BRI Peduli yang sudah memberikan pendampingan serta fasilitas untuk kami pelaku usaha di daerah kami," ujar Darmiyati.
Pada kesempatan terpisah, Corporate Secretary BRI Dhanny mengatakan, dukungan terhadap pelaku UMKM merupakan bagian dari komitmen BRI dalam mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat secara berkelanjutan.
Melalui berbagai program dan inisiatif, BRI terus berupaya memperkuat kapasitas pelaku UMKM, tidak hanya melalui akses pembiayaan, tetapi juga pendampingan, peningkatan kapasitas, perluasan akses pasar, serta dukungan sarana dan prasarana usaha.
"Momentum Hari UMKM Nasional menjadi pengingat akan pentingnya peran UMKM sebagai salah satu penggerak perekonomian masyarakat. Karena itu, BRI terus memperkuat dukungan kepada pelaku UMKM di berbagai wilayah Indonesia, termasuk melalui pengembangan Desa Brilian. Kami berharap dukungan yang diberikan dapat membantu pelaku usaha meningkatkan kapasitas dan kualitas usahanya, sekaligus mendorong potensi ekonomi lokal agar semakin berkembang," ujar Dhanny.
Ia menambahkan, penguatan UMKM di tingkat desa menjadi salah satu upaya BRI untuk menciptakan ekosistem ekonomi yang tumbuh dari potensi dan kekuatan masyarakat setempat. Melalui Desa Brilian, BRI mendorong pengembangan desa secara terpadu dengan memperkuat kapasitas masyarakat dan pelaku usaha, sehingga potensi ekonomi lokal dapat memberikan manfaat yang lebih luas dan berkelanjutan bagi masyarakat.
“Semoga bantuan yang diberikan di Desa Brilian Hargobinangun dapat memberikan manfaat bagi pengembangan usaha masyarakat, sehingga UMKM semakin maju, potensi ekonomi lokal semakin berkembang, dan nantinya Desa Hargobinangun dapat menjadi desa yang mandiri serta memiliki daya saing,” tegas Dhanny.
Editor : M Firman Syah