RADAR SURABAYA – PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Timur Tbk (Bank Jatim) terus memperkuat komitmennya dalam menghadirkan layanan keuangan yang mudah, aman, dan inklusif bagi Pekerja Migran Indonesia (PMI).
Komitmen tersebut diwujudkan melalui penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) dengan Pimpinan Cabang Istimewa (PCI) Muslimat Nahdlatul Ulama (NU) Hong Kong terkait pemanfaatan layanan remitansi.
Penandatanganan kerja sama dilakukan oleh Direktur Utama Bank Jatim Winardi Legowo bersama Ketua PCI Muslimat NU Hong Kong Hj. Siti Fatimah Angelia dalam agenda Gathering Pekerja Migran Indonesia di Hong Kong, Jumat (24/7).
Kegiatan tersebut turut disaksikan Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa.
Direktur Utama Bank Jatim Winardi Legowo mengatakan, kerja sama ini merupakan langkah strategis untuk memperluas akses layanan remitansi bagi masyarakat Indonesia di Hong Kong, khususnya para PMI dan anggota PCI Muslimat NU Hong Kong.
"Melalui kolaborasi ini, kami ingin menghadirkan layanan pengiriman dana yang aman, mudah, cepat, dan sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan.
Baca Juga: Bank Jatim Dukung Misi Dagang Jatim di Hong Kong, Buka Akses Pasar Global bagi UMKM
Di sisi lain, kerja sama ini juga menjadi upaya Bank Jatim untuk semakin dekat dengan komunitas PMI sebagai salah satu pilar penting penggerak perekonomian nasional," ujarnya.
Menurut Winardi, kemitraan tersebut tidak hanya bertujuan meningkatkan pemanfaatan layanan remitansi, tetapi juga memperkuat literasi keuangan bagi pekerja migran.
Melalui berbagai kegiatan sosialisasi dan edukasi, Bank Jatim akan memperkenalkan layanan remitansi serta produk perbankan yang sesuai dengan kebutuhan para PMI.
Ia berharap semakin banyak pekerja migran yang memanfaatkan layanan pengiriman uang melalui jalur resmi sehingga transaksi menjadi lebih aman, cepat, dan tepercaya.
Pengiriman dana dari Hong Kong ke Indonesia juga diharapkan semakin lancar melalui Money Transfer Operator (MTO) yang telah bekerja sama dengan Bank Jatim.
Dalam implementasinya, PCI Muslimat NU Hong Kong akan berperan sebagai mitra strategis sekaligus penggerak komunitas PMI untuk memperluas pemanfaatan layanan remitansi Bank Jatim.
Organisasi tersebut dinilai memiliki jaringan anggota yang kuat sehingga efektif dalam menyebarluaskan edukasi mengenai layanan keuangan formal.
Sementara itu, Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa mengapresiasi sinergi yang dibangun Bank Jatim bersama PCI Muslimat NU Hong Kong.
Menurutnya, kolaborasi tersebut menjadi langkah penting dalam memperluas akses layanan keuangan sekaligus memberikan perlindungan bagi PMI asal Indonesia, khususnya Jawa Timur.
"Kehadiran layanan remitansi yang mudah, aman, dan tepercaya akan memberikan manfaat besar bagi para PMI dalam mengirimkan hasil kerja mereka kepada keluarga di Indonesia.
Edukasi keuangan yang menyertai kerja sama ini juga menjadi bagian penting dalam meningkatkan literasi dan inklusi keuangan masyarakat Indonesia di luar negeri," kata Khofifah.
Melalui kerja sama ini, Bank Jatim berharap jangkauan layanan remitansi semakin luas, mendorong peningkatan kesejahteraan PMI dan keluarganya, serta memperkuat kontribusi terhadap pembangunan ekonomi daerah melalui optimalisasi arus remitansi dari luar negeri.(nir)
Editor : Rahmat Adhy Kurniawan