Bank Jatim Dukung Misi Dagang Jatim di Hong Kong, Buka Akses Pasar Global bagi UMKM

Abdullah Munir • Dipublikasikan Kamis, 30 Juli 2026 | 09:08 WIB
Bank Jatim dukung misi dagang Pemprov Jawa Timur ke Hong Kong.
Bank Jatim dukung misi dagang Pemprov Jawa Timur ke Hong Kong.

RADAR SURABAYA – PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Timur Tbk (Bank Jatim) kembali menunjukkan komitmennya dalam memperkuat perekonomian daerah melalui dukungan terhadap Misi Dagang dan Investasi Pemerintah Provinsi Jawa Timur di Hong Kong, Kamis (23/7).

 Kegiatan yang dipimpin langsung Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa tersebut berhasil mencatatkan kesepakatan transaksi final senilai Rp12.038.159.976.541.

Direktur Utama Bank Jatim Winardi Legowo turut hadir bersama jajaran Pemerintah Provinsi Jawa Timur, pelaku usaha, serta mitra bisnis dari Indonesia dan Hong Kong.

Bank Jatim Bawa UMKM Jatim Promosi ke Pasar Internasional

Sebagai bentuk dukungan terhadap penguatan daya saing produk lokal, Bank Jatim mengikutsertakan tiga UMKM binaannya, yakni Sharktex, Yan Khurin, dan Anya Craft, untuk mempromosikan produk unggulan Jawa Timur kepada calon pembeli dan mitra bisnis di Hong Kong.

Langkah tersebut menjadi bagian dari strategi Bank Jatim dalam memperluas akses pasar ekspor sekaligus memperkuat posisi UMKM Jawa Timur di pasar global.

Winardi Legowo menjelaskan, partisipasi Bank Jatim dalam Misi Dagang dan Investasi merupakan komitmen berkelanjutan perseroan untuk mendorong UMKM naik kelas.

Kerjasama
Kerjasama

 "Dukungan terhadap Misi Dagang ini merupakan strategi perseroan dalam memperkuat ekosistem ekonomi Jawa Timur di luar negeri sekaligus memberikan nilai tambah bagi masyarakat Jawa Timur.

Melalui misi dagang, kami membantu membuka akses pasar global bagi UMKM binaan Bank Jatim, baik melalui penguatan sektor riil maupun layanan keuangan," ujarnya.

Bank Jatim Perkuat Literasi Keuangan bagi Pekerja Migran Indonesia

Dalam rangkaian kegiatan tersebut juga dilakukan penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) antara Bank Jatim dan PT Prima Duta Sejati mengenai penguatan literasi keuangan serta pemanfaatan layanan remitansi.

Baca Juga: Bank Jatim dan Bank NTT Perkuat Sinergi BPD, Jalin Kerja Sama Layanan Remitansi

PKS ditandatangani oleh Direktur Utama Bank Jatim Winardi Legowo dan Direktur PT Prima Duta Sejati Maxixe Mantofa, serta disaksikan langsung oleh Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa.

PT Prima Duta Sejati merupakan perusahaan penempatan pekerja migran Indonesia (P3MI) yang melaksanakan proses perekrutan, pelatihan, hingga pembekalan calon pekerja migran sebelum diberangkatkan ke negara tujuan.

Melalui kerja sama tersebut, kedua pihak akan memperkuat edukasi keuangan bagi calon PMI, PMI aktif, PMI purna, beserta keluarganya.

Kolaborasi itu juga mencakup optimalisasi layanan remitansi Bank Jatim serta sosialisasi berbagai produk dan layanan perbankan yang mendukung kebutuhan pekerja migran.

Bank Jatim Optimistis Perkuat Ekonomi Daerah

Winardi menegaskan, sinergi dengan berbagai mitra strategis akan semakin memperkuat ekosistem ekonomi Jawa Timur, memperluas inklusi keuangan, sekaligus meningkatkan daya saing UMKM di tingkat internasional.

"Bank Jatim optimistis dapat terus berkontribusi dalam memperkuat ekosistem ekonomi daerah, memperluas inklusi keuangan, serta mendorong pelaku UMKM dan masyarakat Jawa Timur agar semakin kompetitif di tingkat global," katanya.

Khofifah: Hong Kong Gerbang Strategis Produk Jatim ke Pasar Dunia

Sementara itu, Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menilai keberhasilan misi dagang tersebut mencerminkan meningkatnya kepercayaan pasar internasional terhadap produk-produk unggulan Jawa Timur.

Baca Juga: Bank Jatim Borong Tujuh Penghargaan Infobank-MRI 2026, Pertahankan Predikat Layanan Terbaik 15 Tahun Berturut-turut

Menurutnya, Hong Kong memiliki posisi strategis sebagai pusat perdagangan, logistik, dan keuangan dunia sehingga menjadi pintu masuk penting bagi produk Jawa Timur menuju pasar global.

"Hong Kong merupakan salah satu mitra dagang strategis Jawa Timur. Tingginya permintaan terhadap berbagai produk unggulan Jatim membuktikan bahwa kualitas produk daerah mampu bersaing di pasar internasional," ujar Khofifah.

Ia menambahkan, misi dagang tidak hanya bertujuan meningkatkan nilai transaksi perdagangan, tetapi juga membuka peluang investasi baru, memperluas jaringan bisnis internasional, memperkuat rantai pasok global, hingga mendorong alih teknologi untuk meningkatkan daya saing industri Jawa Timur.

Khofifah juga mengapresiasi sinergi antara pemerintah, dunia usaha, dan sektor perbankan, termasuk Bank Jatim, dalam memperluas jejaring perdagangan dan investasi.

"Kolaborasi yang terbangun antara pemerintah, dunia usaha, dan sektor perbankan akan semakin membuka peluang ekspor, investasi, serta meningkatkan daya saing produk unggulan Jawa Timur di pasar global," tutupnya.(nir) 

 

Editor : Rahmat Adhy Kurniawan
Winardi Legowo bank jatim misi dagang