ELPI Himpun Rp739,34 Miliar dari PMHMETD I, Siapkan Ekspansi Armada dan Bisnis

Moh. Afik • Dipublikasikan Senin, 27 Juli 2026 | 13:14 WIB
Ekspansi Bisnis : Salah satu kapal ELPI yang beroperasi di lepas pantai. Ekspansi bisnis terus dilakukan ELPI setelah melakukan penambahan modal melalui HMETD. (istimewa)
Ekspansi Bisnis : Salah satu kapal ELPI yang beroperasi di lepas pantai. Ekspansi bisnis terus dilakukan ELPI setelah melakukan penambahan modal melalui HMETD. (istimewa)

RADAR SURABAYA – PT Pelayaran Nasional Ekalya Purnamasari Tbk (ELPI) berhasil menghimpun dana sebesar Rp739,34 miliar melalui aksi korporasi Penambahan Modal dengan Memberikan Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu I (PMHMETD I).

Dana tersebut akan digunakan untuk memperkuat struktur permodalan, mendukung pengembangan armada, melakukan diversifikasi bisnis, serta meningkatkan kapasitas operasional perseroan.

Corporate Secretary ELPI Wawan Heri Purnomo mengatakan, seluruh tahapan PMHMETD I telah terlaksana sesuai jadwal. Dia menyampaikan apresiasi kepada para pemegang saham, investor, regulator, profesi penunjang pasar modal, serta seluruh pihak yang mendukung kelancaran aksi korporasi tersebut.

“Alhamdulillah, seluruh tahapan PMHMETD I telah terlaksana dengan baik sesuai jadwal yang telah ditetapkan. Kami mengucapkan terima kasih atas dukungan para pemegang saham, investor, regulator, profesi penunjang pasar modal, serta seluruh pihak yang telah berkontribusi sehingga aksi korporasi ini dapat berjalan lancar dan sukses,” ujar Wawan, Senin (27/7).

Selama periode perdagangan HMETD pada 10–16 Juli 2026, sebanyak 99,90 persen saham yang ditawarkan berhasil diserap investor. Sisa saham kemudian terserap seluruhnya melalui periode penjatahan pemesanan tambahan atau pooling pada 21 Juli 2026.

Tingkat kelebihan pemesanan atau oversubscription dalam aksi korporasi tersebut mencapai 39,79 kali. Atas kelebihan pemesanan itu, perseroan telah mengembalikan dana kepada investor pada 23 Juli 2026.

Direktur Utama ELPI Eka Taniputra mengatakan, keberhasilan PMHMETD I menjadi tonggak penting bagi perseroan untuk memperkuat struktur permodalan sekaligus mendukung strategi pertumbuhan jangka panjang.

Menurut dia, tingginya dukungan pemegang saham dan investor mencerminkan kepercayaan terhadap fundamental usaha serta prospek bisnis ELPI.

“Dengan struktur permodalan yang semakin kuat, perseroan akan mempercepat realisasi berbagai agenda strategis, mulai dari pengembangan armada, diversifikasi usaha, hingga penguatan kapasitas operasional,” kata Eka.

ELPI juga menyambut bergabungnya PT GMT Kapital Asia sebagai salah satu pemegang saham baru dengan kepemilikan sebesar 18,85 persen setelah selesainya PMHMETD I. Kehadiran GMT Kapital Asia dinilai dapat memperkuat struktur pemegang saham sekaligus membuka peluang sinergi dalam pengembangan bisnis.

Rencana Penggunaan Dana PMHMETD I ELPI

Direktur Keuangan ELPI Efilya Kusumadewi menjelaskan, dana Rp739,34 miliar yang dihimpun melalui PMHMETD I akan digunakan untuk sejumlah agenda investasi dan pengembangan usaha.

Sebesar 27,75 persen dana dialokasikan untuk pembangunan empat kapal baru, yang terdiri atas tiga kapal Fast Crew Boat (FCB) dan satu kapal Multipurpose Tug.

Kemudian, 9,74 persen digunakan untuk pembangunan kapal dalam rangka pemenuhan kontrak dengan PT Layar Nusantara Gas pada proyek Floating Liquefied Natural Gas (FLNG).

Sebesar 25,70 persen dana akan digunakan untuk penyertaan modal pada perusahaan joint venture di bidang pelayaran dan logistik. Selanjutnya, 16 persen dialokasikan untuk peningkatan modal pada PT ELPI Trans Cargo.

Adapun 20,57 persen dana digunakan untuk memenuhi kebutuhan modal kerja dan biaya operasional kapal perseroan maupun PT Ekalya Purnamasari Offshore sebagai entitas anak perseroan.

“Kami berkomitmen untuk merealisasikan seluruh penggunaan dana secara bertahap dan tepat sasaran. Melalui investasi yang produktif dan penguatan operasional, perseroan optimistis dapat meningkatkan kapasitas usaha sekaligus menciptakan nilai tambah yang berkelanjutan bagi para pemegang saham,” ungkap Efilya.

Setelah penyelesaian PMHMETD I, komposisi pemegang saham ELPI mengalami perubahan. PT Kreasi Cipta Timur memiliki 64,10 persen saham, PT GMT Kapital Asia 18,85 persen, Tan Christian Taniputra 1,89 persen, Eka Taniputra 0,07 persen, serta masyarakat 15 persen.

Dengan struktur permodalan yang semakin kuat dan komposisi pemegang saham yang semakin solid, ELPI optimistis dapat mempercepat pengembangan usaha, memperluas peluang bisnis, serta memperkuat daya saing di industri maritim.(fix)

Editor : Rahmat Adhy Kurniawan
PT Pelayaran Nasional Ekalya Purnamasari Tbk (ELPI) PMHMETD I Wawan Heri Purnomo