Dari Jalan Berlumpur hingga Pelosok Desa, Kiprah Mantri BRI Menggerakkan Ekonomi Kerakyatan

M Firman Syah • Dipublikasikan Selasa, 21 Juli 2026 | 17:50 WIB
Rani Kanov Rianti Harahap, Mantri BRI yang bertugas di Unit Simpang Barakas, BRI Branch Office Sibuhuan.
Rani Kanov Rianti Harahap, Mantri BRI yang bertugas di Unit Simpang Barakas, BRI Branch Office Sibuhuan.

 

MEDAN – Di balik komitmen PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk atau BRI dalam mendorong pertumbuhan ekonomi kerakyatan, terdapat dedikasi ribuan tenaga pemasar mikro atau Mantri BRI yang setiap hari hadir di tengah masyarakat. Mereka tidak hanya menyalurkan pembiayaan, tetapi juga berperan sebagai pendamping, edukator, sekaligus mitra bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) hingga ke pelosok negeri.

Salah satu sosok tersebut adalah Rani Kanov Rianti Harahap, Mantri BRI yang bertugas di Unit Simpang Barakas, BRI Branch Office Sibuhuan. Selama hampir tiga tahun menjalankan tugas, Rani merasakan langsung bagaimana kehadiran BRI mampu membuka akses permodalan sekaligus menumbuhkan optimisme masyarakat dalam mengembangkan usaha.

Penugasan pertamanya berada di wilayah dengan akses yang tidak mudah. Jalan yang belum sepenuhnya beraspal, medan berlumpur saat musim hujan, hingga keterbatasan sinyal komunikasi menjadi tantangan yang dihadapi hampir setiap hari. Namun, kondisi tersebut justru memperkuat tekadnya untuk terus mendampingi masyarakat.

Menurut Rani, menjadi Mantri BRI bukan sekadar profesi, melainkan kesempatan untuk menjadi bagian dari perubahan kehidupan masyarakat.

"Saya ingin menjadi jembatan perubahan bagi masyarakat. Saya ingin mereka melihat bahwa modal usaha yang mungkin terlihat kecil dapat mengubah kehidupan sebuah keluarga. Ketika usaha mereka berkembang, itu menjadi kebanggaan tersendiri bagi saya," ungkap Rani.

Baginya, membangun hubungan dengan masyarakat tidak cukup hanya melalui layanan perbankan. Kedekatan dibangun dengan mendengarkan, memahami kondisi usaha nasabah, serta hadir ketika mereka membutuhkan pendampingan.

Pendekatan tersebut mendorong banyak nasabah berkembang, mulai dari penerima Kredit Usaha Rakyat (KUR) hingga mampu meningkatkan skala usahanya melalui pembiayaan komersial. Perjalanan itu menjadi bukti bahwa akses pembiayaan yang disertai pendampingan mampu memberikan dampak nyata terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat.

Selain mendampingi pengembangan usaha, Rani juga aktif memberikan edukasi mengenai literasi keuangan dan pemanfaatan layanan digital BRI, seperti BRImo, QRIS, dan AgenBRILink. Melalui edukasi tersebut, masyarakat didorong memanfaatkan layanan keuangan formal secara lebih aman, efisien, dan produktif.

Direktur Micro BRI Akhmad Purwakajaya mengatakan peran Mantri BRI merupakan ujung tombak perseroan dalam menjalankan misi pemberdayaan ekonomi kerakyatan. Kehadiran mereka di tengah masyarakat menjadi bagian penting dari strategi BRI untuk memperluas inklusi keuangan sekaligus memperkuat kapasitas pelaku UMKM secara berkelanjutan.

"Mantri BRI bukan hanya berperan sebagai penyalur pembiayaan, tetapi juga menjadi pendamping yang memahami kebutuhan masyarakat secara langsung. Mereka hadir untuk membangun kepercayaan, meningkatkan literasi keuangan, dan mendampingi pelaku UMKM agar mampu tumbuh, naik kelas, dan semakin berdaya saing. Kisah yang ditunjukkan Rani merupakan cerminan semangat Insan BRI yang terus hadir memberikan makna bagi masyarakat hingga ke pelosok negeri," ujar Akhmad Purwakajaya.

Editor : M Firman Syah
BRI BRImo BRILian BRILink BBRI