Ekonomi Gresik Hobi & Lifestyle Jatim Mancanegara Nasional Olahraga Person of The Year Piala Dunia 2026 Selebriti Sidoarjo Surabaya Surabayapedia Tekno & Oto Wisata & Kuliner

Brownies Ketan Sidoarjo Berawal dari Dapur Rumah, Kini Tembus Pasar Global

M Firman Syah • Minggu, 12 Juli 2026 | 11:01 WIB
Petugas Rumah BUMN membimbing It’s Me Time secara mendalam dan intensif untuk membenahi aspek manajerial.
Petugas Rumah BUMN membimbing It’s Me Time secara mendalam dan intensif untuk membenahi aspek manajerial.

Sidoarjo – Perjalanan UMKM kuliner It’s Me Time menjadi bukti bahwa usaha yang dikelola secara konsisten dan didukung pendampingan yang tepat mampu berkembang hingga menembus pasar internasional. Berbasis di Sidoarjo, Jawa Timur, usaha brownies ketan dengan varian unggulan Choco Chip ini dirintis oleh Jalian Setiarsa pada 2 November 2017.

Usaha tersebut bermula dari dapur rumah dengan kapasitas produksi sekitar 300 brownies per bulan. Seiring meningkatnya permintaan pasar, Arso—sapaan akrab Jalian Setiarsa—mulai memperluas skala usahanya sekaligus memperkuat fondasi bisnis melalui dukungan layanan perbankan.

Sejak 2018, Arso menjadi nasabah simpanan BRI. Hubungan perbankan tersebut membuka akses terhadap berbagai layanan keuangan yang mendukung pengembangan usaha, mulai dari pembiayaan hingga pendampingan bisnis.

Pria yang akrab disapa Arso itu mengaku dukungan BRI tidak hanya hadir dalam bentuk akses permodalan, tetapi juga melalui pendampingan yang diberikan secara langsung oleh petugas di lapangan.

“Saya merasakan bagaimana petugas BRI turut memahami kebutuhan usaha kami, memberikan penjelasan dengan ramah, serta membantu proses bisnis saya berjalan lebih mudah dan sesuai kebutuhan bisnis,” ujarnya.

Lebih lanjut, Arso menuturkan bahwa selama menjadi bagian dari keluarga besar nasabah BRI, ia merasakan keseriusan dan komitmen BRI dalam mendukung pelaku UMKM. Pendampingan yang diberikan menjadi penyemangat untuk terus mengembangkan usaha karena ia merasa tidak berjalan sendiri dalam menghadapi berbagai tantangan bisnis.

Transformasi usaha semakin nyata ketika Arso bergabung sebagai anggota Rumah BUMN BRI. Melalui program tersebut, ia memperoleh pendampingan secara intensif untuk membenahi berbagai aspek usaha, mulai dari tata kelola bisnis, peningkatan kualitas produksi, pengemasan produk, hingga strategi pemasaran.

“Petugas Rumah BUMN membimbing It’s Me Time secara mendalam dan intensif untuk membenahi aspek manajerial. Banyak sekali pelatihan-pelatihan bisnis yang makin membuat saya paham dalam mengurus bisnis,” katanya.

Pendampingan juga mencakup penataan fasilitas produksi dengan memisahkan area dapur dari tempat tinggal serta membantu proses pengurusan berbagai legalitas usaha. Berkat pembinaan berkelanjutan tersebut, produk It’s Me Time berhasil mengantongi berbagai sertifikasi, mulai dari PIRT, Halal, GMP, SNI, hingga standar keamanan pangan internasional Hazard Analysis Critical Control Point (HACCP).

Peningkatan kualitas dan standardisasi tersebut mendorong bisnis berkembang pesat. Pada 2021, kapasitas produksi meningkat menjadi sekitar 20.000 hingga 25.000 brownies per bulan, dengan jangkauan pemasaran yang meluas ke Pulau Jawa, Sumatera, dan Kalimantan melalui kanal penjualan daring maupun luring.

BRI kemudian turut membuka akses pasar internasional dengan melibatkan It’s Me Time dalam berbagai pameran bergengsi, seperti Brilianpreneur, Trade Expo Indonesia, Halal Food Turki, hingga Indonesian Exhibition Australia.

Keikutsertaan tersebut menghasilkan realisasi ekspor ke Turki dan Hong Kong pada 2021, disusul Singapura dan Australia pada 2022, serta Malaysia pada 2023. Di saat yang sama, It’s Me Time juga meraih berbagai penghargaan bergengsi, di antaranya Produk Terbaik No. 1 BRI dan peringkat utama pada ajang SNI Award.

“Kami sangat terbantu dengan adanya program pelatihan rutin, pendampingan yang intens, sampai ke dukungan pembiayaan. Fasilitas-fasilitas inilah yang membuat wawasan kami jadi lebih terbuka dalam mengelola bisnis, sekaligus membuka jalan buat pemasaran produk kami jadi jauh lebih luas,” ungkap Arso.

Senior Executive Vice President Ultra Micro Business BRI M. Candra Utama menegaskan bahwa BRI memiliki komitmen jangka panjang untuk mendampingi pelaku UMKM agar mampu tumbuh secara berkelanjutan sekaligus memperkuat ekonomi kerakyatan.

“BRI berkomitmen untuk terus mendorong UMKM agar tidak hanya bertahan, tetapi juga mampu tumbuh dan naik kelas secara berkelanjutan. Melalui Rumah BUMN, kami fokus pada peningkatan kapasitas usaha dan literasi digital agar UMKM tidak hanya bertahan, tetapi mampu tumbuh berkelanjutan dan naik kelas,” pungkas Candra.

Editor : M Firman Syah
#BRI #Rumah BUMN #BBRI