Ekonomi Gresik Hobi & Lifestyle Jatim Mancanegara Nasional Olahraga Person of The Year Piala Dunia 2026 Selebriti Sidoarjo Surabaya Surabayapedia Tekno & Oto Wisata & Kuliner

Royal Residence Siapkan Strategi Baru, Rumah Premium Jadi Andalan Dongkrak Penjualan

Moh. Afik • Jumat, 19 Juni 2026 | 00:33 WIB
Tipe Premium: Lodewyk Wattimena dan Dina Ariyanti saat meninjau cluster premium, Organica di Royal Residence Surabaya. (M. Afiq Firdaus/Radar Surabaya)
Tipe Premium: Lodewyk Wattimena dan Dina Ariyanti saat meninjau cluster premium, Organica di Royal Residence Surabaya. (M. Afiq Firdaus/Radar Surabaya)

RADAR SURABAYA – Di tengah perlambatan pasar properti akibat berbagai tekanan ekonomi, pengembang perumahan terus mencari strategi untuk menjaga pertumbuhan penjualan.

Salah satunya dilakukan Royal Residence Surabaya yang kini memfokuskan pemasaran pada hunian premium di Cluster Organica.

Direktur Utama Royal Residence, Lodewyk Wattimena, mengatakan kondisi pasar properti saat ini masih mengalami kontraksi.

Menurutnya, segmen rumah tipe kecil dan menengah cenderung stagnan karena penurunan daya beli masyarakat dan sikap investor yang masih menunggu perkembangan kondisi ekonomi.

“Dalam kondisi seperti sekarang, segmen yang masih cukup potensial adalah rumah tipe besar.

Konsumen di segmen ini masih memiliki kemampuan membeli. Kami berharap investor mulai kembali masuk ke pasar properti premium,” ujar Lodewyk, Senin (15/6).

Baca Juga: Bangun Kolaborasi Positif, Crown Prince Hotel Kunjungi Radar Surabaya

Penjualan Cluster Organica Capai 70 Persen

Untuk mendongkrak penjualan tahun ini, Royal Residence fokus menghabiskan unit tahap pertama di Cluster Organica, khususnya kawasan Peanut A.

Hunian premium tersebut dipasarkan dengan harga berkisar Rp5 miliar hingga Rp7 miliar per unit.

Lodewyk mengungkapkan, tingkat penjualan di Cluster Organica saat ini telah mencapai sekitar 60–70 persen.

Pihaknya optimistis sisa unit yang tersedia dapat segera terserap pasar dalam beberapa bulan ke depan.

“Kami optimistis unit yang tersisa akan segera habis. Pada kuartal pertama 2026, penjualan masih mencatat pertumbuhan sekitar 2–3 persen.

Jika kondisi ekonomi membaik, kami yakin sektor properti juga akan kembali bergerak positif,” katanya.

Siapkan Tipe Baru untuk Pasar Hunian Premium

Selain menghabiskan stok yang ada, Royal Residence juga tengah menyiapkan produk baru di Cluster Organica.

Saat ini desain rumah masih dalam tahap pengembangan dan ditargetkan mulai dipasarkan pada Juli 2026.

Pengembang berencana memperbanyak pilihan rumah dengan harga sekitar Rp5 miliar agar dapat memanfaatkan program Pajak Pertambahan Nilai Ditanggung Pemerintah (PPN-DTP).

Baca Juga: Responden Pertama, Cak Eri Ajak Warga Surabaya Ikut Sensus Ekonomi

“Kami akan menambah tipe rumah di kisaran harga Rp5 miliar supaya bisa masuk program PPN-DTP.

Namun, tipe yang lebih besar tetap tersedia karena saat ini cukup banyak pembeli yang melakukan pembelian ulang atau repeat buyer untuk kebutuhan keluarga dan anak-anak mereka,” jelasnya.

Rumah Ready Stock dan SOHO Masih Tersedia

Sementara itu, Marketing Manager Royal Residence, Dina Ariyanti, menjelaskan bahwa pihaknya juga masih memiliki sejumlah rumah ready stock tipe kecil yang tersebar di beberapa cluster.

Unit-unit tersebut dipasarkan mulai harga Rp1,2 miliar dan seluruhnya dapat memanfaatkan insentif PPN-DTP yang diberikan pemerintah.

Tak hanya hunian, Royal Residence juga menawarkan unit Small Office Home Office (SOHO) bagi konsumen yang ingin membuka usaha atau mengembangkan bisnis.

“Untuk SOHO tipe besar yang berada di kawasan JLDB, saat ini masih tersedia empat unit dan seluruhnya ready stock.

Sedangkan SOHO tipe kecil masih tersedia lima unit dengan harga sekitar Rp5 miliar dan juga bisa mengikuti program PPN-DTP,” ujar Dina.

Ia menambahkan, ketersediaan berbagai pilihan hunian dan ruang usaha diharapkan mampu memenuhi kebutuhan masyarakat

maupun investor yang masih melihat sektor properti sebagai instrumen investasi jangka panjang.

Prospek Pasar Properti Surabaya

Meski pasar properti nasional masih menghadapi tantangan, pengembang optimistis permintaan hunian premium di Surabaya tetap memiliki peluang tumbuh.

Dukungan insentif pemerintah, pembangunan infrastruktur, serta kebutuhan hunian berkualitas dinilai menjadi faktor yang dapat mendorong pemulihan pasar dalam beberapa waktu mendatang.

Dengan strategi fokus pada hunian premium dan optimalisasi program PPN-DTP, Royal Residence berharap dapat mempercepat

penyerapan unit di Cluster Organica sekaligus menjaga pertumbuhan penjualan sepanjang 2026.(fix) 

 

 

Editor : Rahmat Adhy Kurniawan
#Lodewyk Wattimena #royal residence #Hunian Premium #Cluster Organica