Ekonomi Gresik Hobi & Lifestyle Jatim Mancanegara Nasional Olahraga Person of The Year Piala Dunia 2026 Selebriti Sidoarjo Surabaya Surabayapedia Tekno & Oto Wisata & Kuliner

KUR BRI Tembus Rp84,36 Triliun, Perkuat Ketahanan Pangan dan Ekonomi Kerakyatan

M Firman Syah • Rabu, 17 Juni 2026 | 13:23 WIB

 

Hingga Mei 2026, BRI telah menyalurkan KUR sebesar Rp1.520 triliun kepada lebih dari 48,1 juta penerima manfaat di seluruh Indonesia.
Hingga Mei 2026, BRI telah menyalurkan KUR sebesar Rp1.520 triliun kepada lebih dari 48,1 juta penerima manfaat di seluruh Indonesia.

 

Jakarta – PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk atau BRI terus memperkuat komitmennya dalam mendorong pertumbuhan ekonomi kerakyatan melalui penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR). Sebagai bank yang fokus pada pemberdayaan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), BRI konsisten memperluas akses pembiayaan bagi pelaku usaha di berbagai daerah guna meningkatkan produktivitas, menciptakan lapangan kerja, serta memperkuat sektor riil sebagai fondasi perekonomian nasional.

Komitmen tersebut tercermin dari realisasi penyaluran KUR BRI sepanjang Januari hingga Mei 2026 yang mencapai Rp84,36 triliun atau setara 46,87 persen dari total alokasi KUR tahun 2026 sebesar Rp180 triliun.

Direktur Micro BRI Akhmad Purwakajaya mengungkapkan bahwa mayoritas penyaluran KUR tersebut diarahkan ke sektor-sektor produktif yang memiliki dampak langsung terhadap aktivitas ekonomi masyarakat.

“Mayoritas penyaluran tersebut diarahkan ke sektor-sektor produktif yang memiliki dampak langsung terhadap aktivitas ekonomi masyarakat, dengan porsi mencapai 67,18% dari total KUR yang telah disalurkan,” ujarnya.

Sejalan dengan upaya memperkuat ketahanan pangan nasional, sektor pertanian menjadi kontributor terbesar dalam penyaluran KUR BRI. Hingga Mei 2026, pembiayaan yang disalurkan ke sektor ini mencapai Rp35,91 triliun.

Capaian tersebut menunjukkan komitmen BRI dalam mendukung produktivitas petani sekaligus memperkuat sektor pertanian sebagai fondasi ketahanan pangan dan penggerak ekonomi daerah.

Penyaluran KUR BRI juga memiliki peran strategis dalam memperkuat ekonomi kerakyatan melalui peningkatan akses pembiayaan bagi pelaku usaha di berbagai wilayah. Fokus penyaluran pada sektor-sektor produktif dinilai sejalan dengan upaya mendukung Asta Cita Pemerintah Republik Indonesia, khususnya dalam memperkuat ketahanan pangan, mendorong kewirausahaan, serta memperluas pemerataan ekonomi melalui pemberdayaan UMKM.

“KUR bukan sekadar instrumen pembiayaan, tetapi bagian dari upaya bersama untuk memperkuat fondasi ekonomi nasional dari tingkat akar rumput. Penyaluran yang diarahkan ke sektor-sektor produktif, khususnya pertanian, diharapkan mampu meningkatkan produktivitas usaha masyarakat sekaligus memperkuat basis ekonomi daerah dan mendukung agenda ketahanan pangan nasional. Melalui akses pembiayaan yang semakin inklusif dan tepat sasaran, UMKM dan pelaku usaha dapat tumbuh lebih kuat, menciptakan lapangan kerja, serta memberikan kontribusi yang berkelanjutan bagi perekonomian nasional,” ujar Akhmad.

Secara kumulatif sejak 2015 hingga Mei 2026, BRI telah menyalurkan KUR sebesar Rp1.520 triliun kepada lebih dari 48,1 juta penerima manfaat di seluruh Indonesia. Pencapaian tersebut mencerminkan konsistensi BRI dalam memperluas inklusi keuangan sekaligus memperkuat peran UMKM sebagai tulang punggung perekonomian nasional.

Melalui penyaluran KUR yang berkelanjutan, BRI terus mengambil peran dalam memperkuat fondasi ekonomi rakyat, mendorong pertumbuhan usaha produktif, dan mendukung pembangunan ekonomi yang inklusif di berbagai daerah.

Editor : M Firman Syah
#BRI #BRImo #BRILian #umkm #BRILink