Ekonomi Gresik Hobi & Lifestyle Jatim Mancanegara Nasional Olahraga Person of The Year Piala Dunia 2026 Selebriti Sidoarjo Surabaya Surabayapedia Tekno & Oto Wisata & Kuliner

Minat Umrah Warga Surabaya Tinggi, Penerbangan Lion Air Juanda-Jeddah Selalu Penuh

Lambertus Hurek • Kamis, 11 Juni 2026 | 14:06 WIB
Corporate Communications Strategic of Lion Air Group Danang Mandala Prihantoro menjelaskan sejumlah program Lion Air Group di kantor Radar Surabaya. (GUNTUR IRIANTO)
Corporate Communications Strategic of Lion Air Group Danang Mandala Prihantoro menjelaskan sejumlah program Lion Air Group di kantor Radar Surabaya. (GUNTUR IRIANTO)

 

RADAR SURABAYA -- Minat masyarakat Surabaya dan sekitarnya untuk menunaikan ibadah umrah ke Tanah Suci terus meningkat. Kondisi itu terlihat dari tingkat keterisian penerbangan umrah rute Bandara Internasional Juanda Surabaya menuju Jeddah, Arab Saudi, yang hampir selalu penuh pada setiap keberangkatan.

Corporate Communications Strategic of Lion Air Group Danang Mandala Prihantoro mengatakan, saat ini terdapat 10 penerbangan umrah setiap pekan dari Juanda menuju Jeddah menggunakan pesawat Airbus A330 berkapasitas 433 penumpang.

Baca Juga: PGN SOR III Kunjungi Lapangan Gas JTB Bojonegoro, Perkuat Sinergi Hulu-Hilir untuk Jaga Pasokan Energi Nasional

"Pesawat selalu penuh. Ini menunjukkan minat masyarakat untuk umrah sangat tinggi," ujar Danang saat melakukan media visit ke kantor Radar Surabaya, Selasa (9/6/2026). Danang didampingi Sindi Basani Natalia Panjaitan dan Arya Satria.

Menurut dia, tingginya minat umrah tidak hanya datang dari kalangan berpenghasilan tinggi. Lansia hingga anak muda juga menjadi segmen yang terus bertumbuh.

Karakter jamaah pun beragam. Sebagian memilih penerbangan langsung ke Jeddah agar lebih cepat tiba di tujuan, sementara sebagian lainnya menyukai penerbangan transit di kota-kota besar dunia sambil berwisata.

"Ada yang suka penerbangan langsung, ada juga yang memilih transit. Kami berusaha mengakomodasi kebutuhan konsumen yang berbeda-beda," katanya.

Danang menjelaskan, penerbangan umrah memiliki karakteristik berbeda dibanding penerbangan reguler. Penerbangan tersebut pada dasarnya merupakan penerbangan carter yang dikelola biro perjalanan haji dan umrah.

Baca Juga: Polisi Tembak Kaki Pelaku Jambret di Kusuma Bangsa Surabaya

"Awalnya hanya enam penerbangan dalam seminggu. Karena permintaan sangat tinggi, sekarang menjadi 10 penerbangan setiap minggu," ujarnya.

Selain melayani kebutuhan jamaah umrah, Lion Air Group juga ingin mendorong pertumbuhan wisata religi dan pariwisata di Surabaya. Salah satunya dengan menjadikan Kota Pahlawan sebagai titik keberangkatan bagi calon jamaah dari berbagai daerah di Indonesia Timur.

"Kami ingin menarik sebanyak mungkin wisatawan datang ke Surabaya. Misalnya warga Sulawesi atau Maluku terbang ke Surabaya lebih dulu, berziarah ke Makam Sunan Ampel, menikmati destinasi wisata kota, kemudian berangkat umrah," jelasnya.

Dengan 10 penerbangan setiap pekan, jamaah kini memiliki pilihan program umrah 12, 13, hingga 16 hari dengan jadwal keberangkatan yang lebih fleksibel langsung dari Bandara Juanda. (*)

Editor : Lambertus Hurek
#Surabaya Jeddah #danang mandala prihantoro #penerbangan umrah #lion air